Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cermati Bakteri yang Membuat Manusia Kebal Antibiotik

📅 Senin, 28 Agu 2023, 13:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cermati Bakteri yang Membuat Manusia Kebal Antibiotik Doc: istimewa
Ket. ikan

JAKARTA - Masyarakat diingatkan untuk berhati-mengonsumsi makanan dari hewan atau ikan karena ada yang mengandung bakteri yang dapat membuat manusia kebal atau resisten terhadap antibiotic.

Pekar kesehatan hewan Institut Pertanian Bogor (IPB) University Profesor Agustin Indrawati mengungkapkan bahwa beberapa bakteri di ikan mulai saling menularkan dan resisten atau kebal terhadap antibiotik pada manusia. Bakteri ini sekarang marak secara global.

Profesor Agustin Indrawati di Kota Bogor, Senin (28/8), menerangkan bahwa antimicrobial reasistance (AMR) dapat ditimbulkan dalam diri manusia yang diperoleh langsung dari pangan hewan yang mengandung AMR.

AMR merupakan kondisi ketika mikroorganisme seperti bakteri, virus, fungsi, dan parasit menjadi resisten atau kebal terhadap antimikroba (antibiotik, antivirus, antifungal, antiparasit) yang sebelumnya efektif untuk menekan atau membunuh mikroorganisme tersebut.

"Dari hasil penelitian yang dilakukan bersama mahasiswa bimbingan S1,S2 dan program doctor, banyak ditemukan bakteri resisten yang berasal dari hewan," ujarnya.
Agustin menyebut, bakteri resisten e.coli, salmonella sp, klebsiella, pseudomonas sp, enterococcus sp, staphylococcus aureus, vibrio sp dan aeromonas sp dari hewan. Ini termasuk ikan, lingkungan, kolam, dan aliran limbah yang dapat ditularkan baik secara langsung maupun tidak.

Dalam penelitiannya juga telah banyak ditemukan bakteri yang sudah mengalami multi drug resisten (MDR). Ini harus diwaspadai penyebarannya. Transmisi bakteri resistan dalam lingkungan merupakan reservoir penting seperti tanah, air, industri, limbah pertanian, dan berbagai ekologi yang tercemar. Oleh karena itu, perlu dilakukan pendekatan melalui konsep one health. Ini artinya, melalui tindakan kolaboratif antardisiplin dan multidomain skala lokal, nasional, dan internasional.

Menghadapi kenyataan ini, maka dibutuhkan suatu tindakan yang cepat dan tepat untuk mencegah krisis global baik dalam pencegahan dan pengobatan penyakit, sistem keamanan produksi pangan dan lingkungan.


Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.