Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Emas Maraton Kejuaraan Dunia Atletik Milik Kiplangat asal Uganda

📅 Minggu, 27 Agu 2023, 23:23 WIB | Oleh:
Emas Maraton Kejuaraan Dunia Atletik Milik Kiplangat asal Uganda Doc: antara

Medali emas maraton Kejuaraan Dunia Atletik di Budapest menjadi milik Victor Kiplangat pada Minggu setelah pelari asal Uganda itu bangkit untuk menyalip rival-rivalnya pada sepertiga terakhir lomba.

Juara ajang The Commonwealth itu menyelesaikan lomba dalam waktu dua jam delapan menit 53 detik di jalanan ibukota Hungaria tersebut setelah melepaskan diri dari rombongan utama pada 15km terakhir.

Pelari Israel Maru Teferi yang kelahiran Ethiopia berhak atas medali perak (2:09,12), sedangkan pelari Ethiopia Leul Gebresilase melengkapi podium untuk medali perunggu (2:09,19).

"Ini adalah mimpi saya sejak lama dan telah terwujud pada akhirnya," kata Kiplangat dikutip AFP.

"Tahun lalu saya adalah juara Commonwealth Games dan itu membuat saya berpikir tahun ini saya harus menjadi juara dunia. Sekarang doa saya telah dijawab dan semoga tahun depan di Paris saya akan menjadi juara Olimpiade juga."

Kiplangat menambahkan,"sangat sulit hari ini karena begitu panas tapi saya merasa nyaman karena saya mempersiapkan diri dengan baik untuk cuaca seperti ini. Saya tahu itu memungkinkan karena saya telah berlatih dengan baik."

Kiplangat dan rekan senegaranya Stephen Kissa, dibarengi oleh tiga pelari Ethiopia yaitu Gebresilase, Tsegaye Getachew dan TamiratTola; serta Timothy Kiplagat asal Kenya melintasi titik 30km bersama-sama dalam satu kelompok dalam waktu satu jam 32 menit.

Kissa terjatuh setelah menabrak tumit Kiplagat, sehingga membuka jalan bagi Kiplangat untuk menjauh bersama Gebresilase.

Pada 5km berikutnya, Kiplangat (23) bangkit untuk meninggalkan rombongan terdepan, saat Gebresilase tertinggal 15 detik di belakangnya.

"Ketika saya mencapai titik 30km saya tahu saya merasa kuat dan memutuskan untuk mendorong," kata Kiplangat. "Saya punya energi yang sangat besar dan itu memungkinkan saya untuk melesat. Kemudian pada 35km saya bisa bangkit lagi.

"Rencana saya sejak awal seperti itu dan saya bisa melakukannya. Kecepatannya tinggi tapi saya bisa mengerahkan lebih. Lomba ini berat tapi saya selalu punya tenaga."

Teferi naik posisi untuk merebut perak, sedangkan juara bertahan Tola, yang mencetak rekor kejuaraan ketika menang di Eugene pada tahun lalu, tertinggal di belakang.

Kissa memulihkan posisinya untuk finis kelima, di belakang Tobello Ramakongoana dari Lesotho.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.