Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Semoga Ada Solusi Damai, Blinken Berbicara dengan Mantan Presiden Niger Tentang Kudeta

📅 Minggu, 13 Agu 2023, 00:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Ada Solusi Damai, Blinken Berbicara dengan Mantan Presiden Niger Tentang Kudeta Doc: Antara/Dimitris Avramopoulos via wikimedia commons
Ket. Foto arsip - Presiden Niger Mohamed Bazoum (dalam foto ini masih berstatus menteri dalam negeri dan berada di sebelah kiri) saat bertemu dengan Komisioner Uni Eropa Untuk Imigrasi Dimitris Avramopoulos, pada 24 Juli 2017.

Washington - Semoga ada solusi damai. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken pada Jumat melakukan panggilan telepon dengan mantan presiden Niger,Mohamed Issoufou.

Blinken menyampaikan "keprihatinan mendalam" atas penahanan berkelanjutan Presiden saat ini, Mohamed Bazoum, dan keluarganya, dengan "kondisi yang kian memburuk".

"Menlu menyampaikan bahwa dia sangat kecewa dengan penolakan orang-orang yang merebut kekuasaan di Nigeruntuk membebaskan anggota keluarga Bazoum sebagai iktikad baik," tulis juru bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) Matthew Miller dalam sebuah pernyataan.

"Menlu meyakinkan mantan presiden tersebut tentang dedikasi terus menerus AS untuk menemukan resolusi damai yang memastikan bahwa Nigerbisa tetap menjadi mitra solid dalam keamanan dan pembangunan di kawasan," tambah Miller.

Panggilan telepon itu dilakukan sehari setelah Blinken menyuarakan dukungan terhadap upaya yang dilakukan blok Komunitas Ekonomi Negara-negara Afrika Barat (ECOWAS) menyusul kudeta.

"ECOWAS, sebuah organisasi yang menyatukan negara-negara Afrika Barat, memainkan peran utama dalam memperjelas keharusan untuk kembali ke tatanan konstitusional," kata Blinken kepada wartawan selama konferensi pers dengan mitranya dari Meksiko, Alicia Barcena Ibarra.

"Kami sangat mendukung kepemimpinan dan upaya ECOWAS dalam hal ini," kata dia lebih lanjut.

ECOWAS memerintahkan pengaktifan pasukan siaganya pada Kamis untuk "memulihkan tatanan konstitusional" di Niger.

Bazoum digulingkan pada 26 Juli dalam sebuah kudeta militer yang dipimpin Jenderal Abdourahamane Tchiani, mantan komandan pengawal kepresidenan Niger, yang telah menyatakan dirinya sebagai kepala pemerintahan transisi.

Bazoum sejak itu dilaporkan disandera di istana kepresidenan di ibu kota negara, Niamey.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.