Posko Pangan Perluas Jangkauan UMKM
Selasa, 08 Agu 2023, 15:47 WIBJAKARTA-Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2023 yang mencapai 5,17% dinilai sangat positif di tengah gejolak perekonomian global. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konstribusi sektor konsumsi dan daya beli masyarakat meningkat sangat signifikan di saat momen ramadan dan lebaran lalu.
Potensi daya beli dan konsumsi masyarakat yang meningkat ini, tak terlepas dari pergerakan industri segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di berbagai daerah, yang mampu tumbuh positif.
Demi memperluas jangkauan UMKM sektor pangan, Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (INKOWAPI) beserta Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia bersama-sama menggelorakan Posko Pangan di seluruh daerah. Sebanyak 44 posko pangan yang tersebar di wilayah Jakarta Pusat, serentak diresmikan secara nasional melalui dukungan kongkrit kewirausahaan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Ketua Umum INKOWAPI Sharmila Yahya menegaskan bahwa hadirnya posko pangan mampu mengoptimalkan daya beli masyarakat dan dapat mendorong peningkatan ekonomi daerah. "Diresmikannya posko pangan serentak nasional ini merupakan bagian dari kontribusi UMKM sektor pangan dalam meningkatkan kewirausahaan pelaku usaha di daerah dalam skala masyarakat di daerah," tegas Sharmila yang juga merupakan Pendiri Sahabat Usaha Rakyat (SAHARA), Selasa (8/8).
Upaya sinergi dan kolaborasi dalam posko pangan ini juga menjadi bagian dari kontribusi menjaga stabilitas pangan dan laju inflasi daerah. Di samping itu, turut serta membangkitkan potensi UMKM dalam menjaga ketersediaan pangan dan mewujudkan sembako murah di masyarakat. "Diharapkan posko pangan di setiap daerah dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau," ujar Ferry Irawan, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian.
Tentu saja upaya posko pangan yang diinisiasi Sahabat Usaha Rakyat ini, sejalan dengan langkah pemerintah dalam menjaga ketersediaan kebutuhan bahan pangan dan menjaga laju inflasi daerah, termasuk di tengah ancaman kekeringan berkepanjangan akibat El Nino.
Ketua Umum KADIN Indonesia Arsjad Rasjid menyambut baik hadirnya posko pangan yang langsung menyentuh lapisan masyarakat, baik di kelurahan, desa maupun kota dan kabupaten, dalam menjaga stabilitas bahan pokok. "Posko pangan yang hadir di tingkat satu desa satu warung posko pangan menjadi wujud ekonomi kemasyarakatan dalam menjaga kestabilan harga," ujar Arsjad dalam sambutannya.
Ke depan kolaborasi semua pihak dapat memperluas dan melebarkan peran aktif warung-warung posko pangan dalam menjaga pasokan bahan pokok. Terlebih lagi, keikutsertaan para perempuan dalam mengelola posko pangan ini dapat menjadi peran pemberdayaan yang signifikan meningkatkan perekonomian secara nasional.
Berita Terkait:
-
Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman Pascagempa di Sulawesi Utara
-
Pascagempa Magnitudo 6,7, Wagub Sulteng Reny Lamadjido Turun Langsung ke Lokasi Terdampak
-
Literasi Keuangan Didorong Jadi Fondasi Keberlanjutan Bisnis, 60 Wirausaha Perempuan Ikuti Program Shepreneur
-
Apresiasi Kebijakan Kemenkeu, Bank Mandiri Siap Optimalkan Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Pemkab Kukar Terapkan SP2D Online, Pencairan Anggaran Kini Lebih Cepat dan Transparan.
-
Hypernet Technologies Perluas Layanan ke Segmen UKM melalui Whooz
-
Kerusakan Akibat Gempa Bumi di Palu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.