Kekeringan di Cilacap Semakin Meluas
Kamis, 03 Agu 2023, 13:26 WIBCILACAP - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengungkapkan jumlah desa terdampak kekeringan di wilayah itu bertambah menjadi tujuh desa yang berada di empat kecamatan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cilacap Budi Setyawan mengatakan tujuh desa yang terdampak kekeringan itu terdiri atas Desa Bojong, Kawunganten, dan Kubangkangkung di Kecamatan Kawunganten; Desa Rawaapu dan Bulupayung di Kecamatan Patimuan; Desa Matenggeng di Kecamatan Dayeuhluhur; serta Desa Karanggintung di Kecamatan Gandrungmangu.
Akan tetapi, kata dia, tidak semua wilayah dusun di tujuh desa itu terdampak kekeringan. "Total ada 12 dusun di tujuh desa tersebut yang mengalami kekeringan dengan jumlah warga yang terdampak mencapai 8.344 jiwa dari 2.764 keluarga," jelasnya di Cilacap, Kamis (3/8).
Terkait dengan hal itu, dia mengatakan BPBD Kabupaten Cilacap hingga Rabu (2/8) telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 31 tangki untuk membantu warga terdampak kekeringan di wilayah tersebut.
Menurut dia, wilayah yang paling banyak menyerap bantuan air bersih hingga saat ini adalah Desa Bojong karena terdapat tiga dusun yang terdampak kekeringan yakni Bugelsampang, Jayagiri, dan Gunungjaya.
Selain itu, kata dia, Desa Bojong merupakan wilayah yang paling awal terdampak kekeringan pada musim kemarau 2023.
"Total bantuan air bersih yang telah disalurkan ke Desa Bojong hingga saat ini mencapai 13 tangki dengan perincian untuk Dusun Bugelsampang sebanyak enam tangki, Jayagiri sebanyak lima tangki, dan Gunungjaya sebanyak dua tangki," tegasnya.
Lebih lanjut Budi mengatakan BPBD Kabupaten Cilacap akan terus menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurut dia, penyaluran bantuan air bersih yang bersumber dari APBD Kabupaten Cilacap Tahun Anggaran 2023 itu akan dilakukan setelah pemerintah desa setempat mengajukan permohonan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap.
"Kami juga mengajak instansi, dunia usaha, maupun organisasi kemasyarakatan untuk ikut berpartisipasi dalam penyaluran bantuan air bersih karena berdasarkan hasil pemetaan, wilayah rawan kekeringan di Cilacap mencapai 105 desa yang tersebar di 20 kecamatan," jelasnya.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jaga Stabilitas Harga: Bapanas Sebut Stok Beras Aman hingga April 2027
-
Kemendag Terbitkan Dua Regulasi Baru untuk Pangkas Hambatan Perizinan Ekspor
-
Awas! Hati-hati Penipuan Berkedok Rekrutmen KAI Palsu Lewat Medsos
-
600 Ha Sawah di Nagan Raya Aceh Alami Kekeringan Parah
-
KAI Commuter Tambah 30 Kereta Baru untuk Layani 86,8 Juta Pengguna
-
Rekomendasi Acara Akhir Pekan yang Bisa Dinikmati di Jakarta, Ada Jazz Goes to Campus di TIM!
-
Ancaman Kekeringan Mengintai, DKPP Kota Madiun Desak Petani Lakukan Siasat Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.