Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Kerusakan Lingkungan, Polisi Siap Atasi Berbagai Keluhan Warga Adat Kampung Naga

📅 Sabtu, 29 Jul 2023, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kerusakan Lingkungan, Polisi Siap Atasi Berbagai Keluhan Warga Adat Kampung Naga Doc: ANTARA/HO-Polres Tasikmalaya
Ket. Sejumlah tokoh adat Kampung Naga berbincang dengan polisi dalam agenda Jumat Curhat di Kampung Naga, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (28/7/2023).

Tasikmalaya - Cegah kerusakan lingkungan. Kepolisian Resor Tasikmalaya siap menurunkan personel untuk mengatasi berbagai persoalan dan keluhan warga adat Kampung Naga, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tentang menjaga kelestarian lingkungan supaya tidak ada yang mencari ikan menggunakan alat setrum karena merusak lingkungan.

"Tentunya ini menjadi perhatian kami, kami akan menurunkan Bhabinkamtibmas dan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk melakukan sosialisasi terkait hal tersebut," kata Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya AKBP Suhardi Hery Haryanto saat melaksanakan Jumat Curhat yang berinteraksi langsung dengan tokoh masyarakat Kampung Naga di Tasikmalaya, Jumat.

Ia mengatakan salah satu yang dikeluhkan masyarakat adat Kampung Naga yakni adanya kegiatan mencari ikan dengan alat setrum.

Kepolisian, kata dia, akan turun langsung untuk mengedukasi masyarakat agar tidak mencari ikan di sungai dengan cara disetrum, larangan itu agar ekosistem kelestarian lingkungan hidup tetap terjaga dengan baik.

"Salah satunya adalah mengingatkan agar tidak menangkap ikan di sungai dengan setrum," katanya

Ia menyampaikan tujuan dari program Jumat Curhat salah satunya untuk menampung keluhan masyarakat, seperti halnya yang dilaksanakan di Kampung Naga yakni bertemu dengan masyarakat dan dipersilahkan untuk menyampaikan berbagai keluhan dan harapan dari masyarakat.

Menurut dia, program Jumat Curhat itu menjadi ruang terbuka bagi masyarakat dan lebih dekat dengan kepolisian, sehingga terjaga lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman.

"Dengan adanya program ini diharapkan masyarakat lebih dekat dengan polisi, jika ada keluhan dan saran jangan ragu untuk datang dan menyampaikannya langsung kepada kita," katanya.

Ia menambahkan kantor polisi merupakan milik masyarakat, dan tidak boleh dipandang sebagai tempat yang menakutkan, melainkan tempat masyarakat untuk mendapatkan pelayanan, terutama masalah keamanan.

"Kantor polisi ini merupakan milik masyarakat juga, jadi jangan menganggap kantor polisi ini sebagai tempat yang menakutkan," kata Kapolres.

Tokoh Kampung Naga Ucu Suherlan saat pertemuan dengan jajaran pejabat utama Polres Tasikmalaya mengharapkan bantuan dari kepolisian agar sama-sama menjaga kelestarian lingkungan di Kampung Naga.

"Kami minta bantuan dari kepolisian dalam upaya sama-sama menjaga kelestarian kawasan Kampung Naga, baik dalam sosialisasi kepada masyarakat maupun upaya penindakan," kata Ucu Suherlan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.