Pemerintah Harus Fokus Atasi Krisis Pangan
Jumat, 28 Jul 2023, 17:44 WIBJAKARTA - Yayasan Gerak Nusantara Sejahtera mendorong pemerintah untuk fokus mengatasi masalah krisis pangan. Apalagi saat ini krisis geopolitik memungkinkan terjadinya lonjakan harga pangan yang bisa berdampak pada kenaikan harga pangan domestik dan kekurangan pasokan pangan.
"Pemerintah sebaiknya fokus menghadapi berbagai macam krisis yang tengah mengintai negara kita, ada krisis pangan. Ini harus siap dihadapi dan mesti diantisipasi," ucap Ketua Umum Yayasan Gerak Nusantara Sejahtera Revitriyoso Husodo di Jakarta, Jumat (28/7).
Revitriyoso mengatakan sebagai upaya mengatasi masalah krisis pangan, Yayasan itu mengembangkan pangan lokal sorgum seluas 50 hektar di Bogor, Jawa Barat.
"Pihaknya menggandeng petani setempat bekerjasama dengan Perhutani "Kita kan mendengar adanya ancaman krisis pangan makanya kita kembangkan sorgum untuk berjaga jaga," ucapnya.
Harapan kami kegiatan seperti ini dimasifkan lagi. Selama ini dukungan anggaran memang lemah, kita berharap agar pemerintah bisa membantu dari sisi anggaran terhadap semua gerakan yang mendorong pangan lokal.
Karenanya kata dia, pemerintah harus melepaskan diri dari beban beban masa lalu serta mengutamakan restoratif justice terhadap masalah masalah di masa lalu.
"Kita harus fokus pada krisis multi dimensional saat ini dampak pandemi Covid 19 yang berlanjut dengan krisis ekonomi dunia, krisis pangan, krisis energi, krisis mata uang di samping ancaman perang dunia hingga teknologi kecerdasan buatan yang semakin tidak terkendali," pungkasnya.
- Bulog
- El Nino
- Kementan
- Krisis Pangan
- Badan Pangan Nasional (Bapanas)
- geopolitik
- NFA (National Food Agency)
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Belanja Bijak, Jangan Panik! Bulog Jamin Minyakita Stabil, Nggak Langka
-
Kementan Gandeng Pemda Magetan Perkuat Serapan Telur Peternak Rakyat
-
WFH Wajib Didukung Infrastruktur Teknologi Memadai Agar Pelayanan Publik Optimal
-
Dorong Swasembada Pangan Berkelanjutan, Bulog Gandeng Perguruan Tinggi
-
Stok Cadangan Beras Bulog Capai 4,4 Juta Ton
-
Sampah Bikin Rontok Omzet Pedagang
-
Bulog Tanjungpinang Gelontorkan 1 Ton Beras SPHP dan 1.800 Liter MinyaKita di Pasar Murah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.