Proyek Strategis Nasional Penggerak Ekonomi
Kamis, 27 Jul 2023, 09:48 WIBJAKARTA - Proyek strategis nasional (PSN) dinilai menjadi penggerak ekonomi atau economic driver bagi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini. Selama delapan tahun terakhir, sebanyak 158 PSN beroperasi dengan nilai investasi mencpai 1.107,2 triliun rupiah.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan proyek-proyek yang tergabung dalam PSN, termasuk kawasan ekonomi khusus (KEK), merupakan salah satu upaya transformasi ekonomi. Dia melanjutkan sebagai economic driver bagi Indonesia, PSN perlu didukung oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing.
Adanya infrastruktur yang dibangun melalui PSN juga menjadi penting bagi Indonesia untuk bisa lepas dari jebakan negara berpenghasilan menengah. "Tidak semua negara lulus dari middle income trap. Kuncinya adalah infrastruktur, baik darat, udara, dan laut," sebutnya dalam acara Conference on National Strategic Projects (PSN), dikutip dari keterangannya di Jakarta, Rabu (26/7).
Menko Airlangga juga menjelaskan selain mendukung upaya pembangunan kawasan, pemerintah mendorong pembangunan kualitas SDM warga yang ada sekitarnya dan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) diprioritaskan ke wilayah di sekitar lokasi kegiatan ekonomi berada. Airlangga menambahkan Indonesia memiliki biaya energi yang murah dan membuktikan bahwa infrastruktur dibangun secara efisien dan berdaya saing.
"Pemerintah juga mendorong reformasi industri 4.0 berbasis digital, yang didukung dengan pembangunan infrastruktur," ujarnya.
Mengenai Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Airlangga mengatakan sebagai salah bagian dari PSN, pembangunan IKN dapat mendorong diversifikasi ekonomi menjadi representasi kemajuan bangsa. Menko Airlangga juga menyampaikan terkait pertemuan Indonesia dalam Global Crisis Response Group (GCRG) beberapa waktu lalu.
Progres Target
Pada kesempatan sama, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Basuki Hadimuljono menyebutkan pihaknya telah merampungkan 87 PSN dari target 125 PSN yang diamanahkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. "Hingga Juli 2023 ini, kami telah dapat Alhamdulillah menyelesaikan 87 Proyek Strategis Nasional, 70 persen dari keseluruhan target yang telah ditetapkan," kata Basuki.
Sebanyak 87 PSN yang telah diselesaikan tersebut mencakup 36 bendungan, 2 proyek irigasi, 27 ruas jalan tol, 4 ruas jalan non tol, 3 sistem penyediaan air minum (SPAM), 7 proyek perumahan, 7 pintu lintas batas negara (PLBN), dan 1 infrastruktur pendidikan.
Basuki menjelaskan, Kementerian PUPR telah menetapkan 24 proyek PSN yang harus diselesaikan tahun ini. Target proyek itu di antaranya 15 bendungan, 5 ruas jalan tol, 2 proyek perumahan, 1 irigasi, dan 1 pengembangan kawasan industri.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kemenag Satukan Guru Lintas Agama dalam Konfederasi Profesi Guru 2026–2030.
-
Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini
-
Tingkatkan Produksi Susu, Jateng Gunakan Teknologi Inseminasi Buatan untuk Atur Jenis Kelamin Anak Sapi.
-
SL Gunakan BBM Jatah Nelayan Selama Setahun demi Keuntungan Pribadi di Garut
-
19 Ruas Jalan di NTT Pasca Gempa Sudah Fungsional Lagi
-
Hadapi Bencana, KemenPU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur
-
Cilacap Diguncang Gempa M5,4 Jumat (4/9) Siang Ini, Warga Panik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.