Jembatan Gantung Perintis 265 Meter di Aceh Tenggara 

Selasa, 15 Sep 2026, 23:37 WIB

Banda Aceh - Prajurit TNI AD dari Kodim 0108/Agara telah merampungkan pembangunan jembatan gantung perintis sepanjang 265 meter di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, dan telah dilakukan pengujian ketahanannya.

"Pembangunan jembatan dengan lebar 1,2 Meter ini sudah rampung sepenuhnya dan siap menopang mobilitas harian warga,” kata Danramil 0108-03/Badar Kodim 0108/Agara, Kapten Inf Sadriadi dalam keterangannya yang diterima di Banda Aceh, Selasa.

Ket. Foto: Prajurit TNI AD bersama masyarakat saat melakukan uji coba ketahanan jembatan gantung perintis yang baru selesai dibangun di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa (15/9/2026). — Sumber: Antara

Uji coba dilakukan oleh 70 orang berjalan serempak melintasi jembatan tersebut untuk memastikan kelayakan dan keamanan konstruksi sebelum beroperasi secara penuh.

Kapten Sadriadi menyebutkan, pengerahan massa dalam jumlah besar dan kendaraan roda dua secara bersamaan ini untuk memverifikasi bahwa hasil akhir pembangunan telah memenuhi standar spesifikasi teknis yang direncanakan.

“Uji coba ini menjadi tahapan krusial mengukur ketahanan fisik jembatan. Kami ingin memastikan jembatan terpanjang ini aman 100 persen sebelum masyarakat menggunakannya. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami," ujarnya.

Ia menuturkan, kehadiran jembatan gantung perintis ini membawa angin segar bagi perekonomian masyarakat lokal. Mengingat, infrastruktur vital tersebut sudah mengalami kerusakan parah hingga terputus selama bertahun-tahun.

"Akibatnya, akses langsung antar wilayah sempat lumpuh total dan menghambat aktivitas ekonomi masyarakat di sana," kata Kapten Sadriadi.

Sementara itu, Sekretaris Desa Kumbang Jaya, Asmadi, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Presiden RI serta seluruh jajaran TNI AD yang telah membangun jembatan tersebut.

Kehadiran jembatan ini, kata dia, menjadi solusi nyata yang sangat dinantikan oleh masyarakat Desa Kumbang Jaya dan Desa Gulo.

"Kami bertahun-tahun kesulitan akses. Setelah melihat langsung 70 orang melintas bersamaan dengan aman hari ini, warga kini merasa tenang karena jembatan baru ini terbukti sangat kokoh," demikian Asmadi.

  • jembatan gantung

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.