Bantul Canangkan Tanam Bawang Merah Empat Kali Setahun di Lahan Pasir

Selasa, 25 Jul 2023, 15:30 WIB

BANTUL - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebut petani daerah ini memprogramkan penanaman komoditas bawang merah selama empat sampai enam kali dalam setahun di lahan pasir pantai selatan setempat.

"Sekarang di Kabupaten Bantul punya lahan pasir yang sudah bisa ditanami bawang merah empat sampai enam kali, dan bawang merah di lahan pasir ini kita harus dicukupi pupuk organiknya," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul Joko Waluyo di Bantul, Selasa.

Dia mengatakan, program tanaman bawang merah lahan pasir pada musim tanam saat ini sudah ditinjau pejabat dari Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY beberapa waktu lalu.

"Insya Allah nanti Pak Menteri mau panen bawang merah di kelompok tani Parangtritis, yang seluas 200 hektare, jadi satu kawasan dalam satu kelompok dan sudah gunakan elektrifikasi dengan pemasangan listrik 821 titik dalam satu hamparan," katanya.

Joko mengatakan, elektrifikasi atau tersedianya jaringan listrik di kawasan pertanian lahan pasir itu merupakan pemasangan terbesar dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) wilayah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

"Kami mohon suport baik dari APBD provinsi, maupun APBN untuk bisa mencontoh kelompok kelompok yang ada di Parangtritis, karena terus terang lahan pasir kita yang begitu luas untuk bisa menambah pendapatan masyarakat di Kabupaten Bantul," katanya.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, salah satu upaya meningkatkan produksi pertanian diantaranya dengan elektrifikasi, beberapa lahan pertanian Bantul terutama lahan pasir sudah didatangkan saluran listrik untuk mengganti mesin diesel dalam operasional pertanian.

"Dan ini menurut laporan kepala dinas, dari diesel dan solar ke listrik itu terjadi penurunan biaya sampai 70 persen, jadi kalau pakai solar habis Rp10 ribu, setelah diganti dengan listrik habisnya hanya Rp3 ribu, kira kira seperti itu," katanya.

Bupati juga mengatakan, selain elektrifikasi, bahwa beberapa anak muda sekarang ini sedang mengembangkan digitalisasi dengan cara meremot operasional pendukung usaha pertanian dari rumah, walaupun tidak semuanya bisa diremot, misalnya traktor tidak bisa diremot.

"Jadi sudah ada beberapa penemuan anak muda kita yang bidang IT kapan kincir air itu berjalan, itu juga elektrifikasi menuju digitalisasi. Ini menunjukkan bahwa dunia pertanian itu dinamis, maka saya mengajak para kelompok tani agar terbuka dengan teknologi," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

Koperasi Harus Bangkit! Fokus Kembangkan Bisnis Jadi Kunci Kemajuan

Jember Pecahkan Rekor MURI Lagi! 867 Ancak dan Gunungan Suwar-Suwir Jadi Sorotan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.