Berpotensi Terus Melemah diatas Level Rp15.000
Senin, 10 Jul 2023, 10:15 WIBAkhir pekan lalu, nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (7/7), mengalami pelemahan sebesar 0,57 persen atau 86 poin menjadi 15.142 rupiah per dollar AS dari sebelumnya 15.056 rupiah per dolar AS.
Analis Bank Woori Saudara (BWS) Rully Nova menyatakan kurs rupiah masih akan terus melemah terhadap dollar AS dipengaruhi data tenaga kerja AS.
Menurut dia, data tenaga kerja yang lebih kuat dari perkiraan mengindikasikan kekuatan pasar tenaga kerja, serta meningkatkan kekhawatiran pelaku pasar akan kenaikan suku bunga The Fed ke depan.
Pengaruh lain dari pelemahan rupiah adalah terdapat aliran modal asing keluar bersih sebesar Rp1,85 triliun dari pasar keuangan domestik selama satu pekan ini, tepatnya pada periode 3-6 Juli 2023.
Lebih lanjut, seperti dikutip dari Antara, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan Aliran modal asing keluar bersih tersebut berasal dari pasar Surat Berharga Negara (SBN) senilai 2,44 triliun rupiah.
Namun, terdapat modal asing masuk sebesar 590 miliar rupiah ke pasar saham sehingga menjadikan modal asing keluar neto hanya sebesar 1,85 triliun rupiah.
Salah satu faktor tambahan yang menjadi katalis pelemahan rupiah adalah potensi El Nino pekan ini yang dapat memicu kenaikan harga.
Redaktur: andes
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Dibayangi Tekanan Global - 10 September 2026
-
Penonton Persib Dilarang ke Stadion Utama GBK, Kiper Muda Maung Bandung Siap Diturunkan
-
Alur Sungai 3.335 Meter Dikeruk! Ini Upaya PU Cegah Gagal Panen di Bengawan Jero
-
Glenn Victor Bagikan 3 Cara Manfaatkan ChatGPT agar Rutinitas Olahraga Lebih Konsisten
-
Intervensi Spot Dipangkas, BI Sisakan 30 Persen untuk Jaga Rupiah
-
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total
-
Terendah se-Jawa, Inflasi Jakarta September Terkendali
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.