Banyak Sekali, Kapolda Kalbar Sebut 224 Orang Meninggal Karena Kecelakaan Lalu Lintas

Senin, 10 Jul 2023, 16:37 WIB

Pontianak - Banyak sekali. Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar), Irjen Pol Pipit Rismanto mengatakan dalam enam bulan terakhir terjadi 573 peristiwa kecelakaan lalu lintas, dimana dari jumlah tersebut sebanyak 224 orang meninggal dunia.

"Dari 573 peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut, 224 orang meninggal dunia, 275 orang mengalami luka berat, dan 429 orang mengalami luka ringan. Hal ini menunjukkan tingkat pelanggaran dan risiko kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi, ini perlu mendapat perhatian bersama. Kolaborasi dan kerja sama yang baik diperlukan untuk meningkatkan kesadaran etika pengendara berlalu lintas," kata Pipit saat memimpin apel persiapan Operasi Patuh Kapuas 2023 di halaman Mapolda Kalbar, Senin.

Terkait hal tersebut, dirinya menegaskan kepada seluruh jajarannya untuk memaksimalkan Operasi Patuh Kapuas 2023 dimana Operasi lalu lintas yang dilakukan di seluruh Indonesia dimulai tanggal 10 Juli hingga 23 Juli 2023, ini untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas di Kalbar.

"Terkait operasi Patuh Kapuas ini, kami menyampaikan kepada semua personel dan para pihak terkait yang hadir dalam apel pasukan tersebut, bahwa lalu lintas adalah urat nadi kehidupan, dan penting untuk mewujudkan lalu lintas yang aman melalui kegiatan kepolisian, sehingga kami harus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat," tuturnya.

Selain itu, Irjen Pol Pipit Rismanto juga menyatakan bahwa untuk mendukung keselamatan berlalu lintas, perlu menyediakan fasilitas jalan yang baik yang memenuhi standar keselamatan.

"Pelayanan yang baik adalah tuntutan masyarakat. Seluruh personel yang terlibat dalam operasi patuh ini harus menunjukkan performa terbaik dan mengedukasi masyarakat dengan cara-cara pencegahan yang tepat," katanya.

Pipit menambahkan bahwa seluruh personel di lapangan harus mengikuti petunjuk dan arahan yang telah ditetapkan dalam operasi ini.

"Pemetaan titik rawan lalu lintas dan penegakan hukum serta teguran yang objektif dan manusiawi harus dilakukan sebaik mungkin,

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.