- Home
-
- Megapolitan
-
- Bogor Fokus Atasi 16.000 B...
Bogor Fokus Atasi 16.000 Balita 'Stunting'
Rabu, 05 Jul 2023, 04:45 WIBBOGOR - Upaya menurunkan kekerdilan terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Bogor. Saat ini, pemkab fokus menangani stunting 16.000 balita untuk mengejar targetzerostunting akhir tahun ini. "Masih ada 16.000 balita stunting," kata Pelaksana tugas Bupati Bogor, Iwan Setiawan, usai rapat penanganan stunting di Cibinong, Bogor, Selasa (4/7).
Iwan menyebutkan saat rapat dilakukan penandatanganan komitmen dan pakta integritas kepala perangkat daerah hingga pimpinan DPRD Kabupaten Bogor. Isinya, untuk serius dalam penganggaran dan memastikan pemberian makanan tepat sasaran.
Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bogor mendapat tambahan anggaran untuk penanganan stunting yang diperoleh dari lomba inovasi penanganan kekerdilan tingkat provinsi. "Karena Bogor menjadi juara 1, pendapat hadiah 24 miliar rupiah. Nah ini menjadi modal awal, nanti ditambah lagi dari APBD," ujar Iwan.
Pemerintah Kabupaten Bogor telah melakukan pemetaan terhadap 16.000 balita stunting. Mereka mayoritas berada di Kecamatan Bojonggede, Cibinong, Gunungputri, dan Cileungsi. Menurut Iwan, seluruh Perangkat Daerah Pemkab Bogor momfokuskan penanganan stunting empat kecamatan tersebut secara bahu-membahu.
Sementara itu, Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor, Nurhayati, memastikan penandatanganan komitmen dan pakta integritas akan memperkuat sinergi penanganan stunting berkelanjutan.
"Untuk selanjutnya rembuk stunting ini juga akan dilaksanakan di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan," kata Nurhayati.
- Bogor
- Stunting
- Iwan Setiawan
- Cegah Stunting
- Hindari Stunting
- Penanganan Stunting
- Plt Bupati Bogor
- Percepatan Penurunan Stunting
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tingkat prevalensi stunting di Sulawesi Tenggara
-
Lebaran Tanpa Biaya! Bank Mandiri Lepas 215 Bus untuk 10.000 Pemudik Gratis 2026
-
AS Klaim Mampu Buka Selat Hormuz Sendiri Tanpa Bantuan Negara Lain
-
Sri Lanka Batasi Pembelian BBM: Mobil Maksimal 15 Liter dan Motor 5 Liter per Minggu
-
Pertamina Patra Niaga Kalimantan Pastikan Distribusi BBM Makin Kondusif
-
FIFA Digugat Soal Harga Tiket Piala Dunia 2026, Final Tembus Rp2 Miliar
-
Kemendag: Pemerintah Perkuat Penetrasi Produk Pangan Unggulan di Tiongkok
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.