Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perbankan Perlu Gencarkan Sosialisasi KUR ke Pelaku UMKM

📅 Selasa, 27 Jun 2023, 14:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perbankan Perlu Gencarkan Sosialisasi KUR ke Pelaku UMKM Doc: ANTARA/ Imamatul Silfia
Ket. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Selasa (27/6/2023).

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan masih ada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang tak mau menerima kredit perbankan.

"Saat saya kunjungan ke pasar basah, ada beberapa pedagang yang tidak mau mendapatkan kredit karena merasa bisnis jalan dan tidak perlu kredit. Ada juga yang tidak mau kredit karena mereka takut berutang," kata Airlangga di Jakarta, Selasa (27/6).

Karena itu, dia meminta perbankan untuk terus meningkatkan sosialisasi agar lebih banyak pelaku UMKM yang mau mengambil kredit perbankan, terutama Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Terlebih, dia melihat sejumlah pasar basah memiliki potensi besar untuk menjadi sasaran kredit perbankan karena banyak UMKM yang memiliki bisnis yang bertahan dengan omzet besar namun belum mengakses kredit perbankan.

"Ini tugas perbankan terkait inklusivitas untuk bisa masuk ke pasar basah di daerah masing-masing," ujar Airlangga.

Pemerintah telah meningkatkan target penyaluran KUR dari Rp370 triliun menjadi Rp450 triliun untuk pada 2023.

Adapun realisasi penyaluran KUR secara nasional sepanjang 2023 sampai dengan 12 Juni 2023 telah mencapai Rp87,48 triliun dan diberikan kepada 1,6 juta debitur.

Sementara selama satu dekade, sambung Airlangga, realisasi penyaluran KUR untuk UMKM baru mencapai Rp1.200 triliun atau sekitar 20 persen dari total kredit nasional sebesar Rp6.000 triliun.

"Presiden berharap realisasi berubah menjadi 30 persen. Keberpihakan ini yang harus didorong," ujar Airlangga.

Airlangga menjelaskan bantuan pembiayaan KUR bertujuan untuk membantu UMKM bisa naik kelas.

Salah satu program pemerintah adalah KUR Klaster yang menyasar kelompok usaha yang melibatkan mitra usaha untuk perkebunan rakyat, perikanan rakyat, peternakan rakyat, industri UMKM, serta kelompok usaha yang memproduksi produk lokal, berbahan baku lokal dan usaha produktif lainnya.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat realisasi KUR Klaster per 15 Desember 2022 sebanyak Rp4,8 triliun atau 96,7 persen dari total Rp4,9 triliun.

Adapun jumlah akses KUR Klaster mencapai 14.888 klaster dengan jumlah pelaku UMKM sebanyak 1,3 juta unit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.