Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waduh, Saham Jerman Ditutup di Zona Merah

📅 Sabtu, 24 Jun 2023, 04:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh, Saham Jerman Ditutup di Zona Merah Doc: ANTARA/REUTERS/Ralph Orlowski
Ket. Dokumentasi - Banteng dan beruang, simbol perdagangan yang sukses dan buruk terlihat di depan bursa saham Jerman (Deutsche Boerse), di Frankfurt, Jerman, (25/3/2020).

Frankfurt - Waduh, saham-saham Jerman berakhir di zona merah pada perdagangan Jumat waktu setempat (23/6/2023), memperpanjang penurunan untuk hari kelima berturut-turut, dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt jatuh 0,99 persen atau 158,22 poin menjadi menetap di 15.829,94 poin.

Indeks DAX 40 melemah 0,22 persen atau 34,97 poin menjadi 15.988,16 poin pada Kamis (22/6/2023), setelah berkurang 0,55 persen atau 88,19 poin menjadi 16.023,13 poin pada Rabu (21/6/2023), dan merosot 0,55 persen atau 89,88 poin menjadi 16.111,32 poin pada Selasa (20/6/2023).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 17 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 22 saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.

Bursa Efek Frankfurt terhitung sejak 20 September 2021 secara resmi memperluas komponen indeks DAX 30 menjadi 40 saham atau menjadi indeks DAX 40.

Saham Siemens Energy GA, sebuah perusahaan energi multinasional yang menawarkan pembangkit listrik dan transmisi, konsultasi teknis, serta layanan pengoperasian dan pemeliharaan, mencatat kerugian paling besar(top loser)di antara saham-saham unggulan ataublue chips, dengan harga sahamnya terjun 37,34 persen.

Disusul oleh saham perusahaan jasa keuangan yang menarik simpanan dan menawarkan layanan perbankan ritel dan komersial Commerzbank AG terperosok 5,92 persen; serta perusahaan produsen semikonduktor terbesar di Jerman,Infineon Technologies AG terpangkas 3,85 persen.

Di sisi lain, saham MTU Aero Engines AG, sebuah perusahaan yang mengembangkan dan memproduksi mesin pesawat terbang serta menawarkan layanan dan dukungan mesin pesawat komersial, terdongkrak 1,67 persen, menjadi pencetak keuntungan terbesar(top gainer)dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan industri bahan kimia terdiversifikasi yang memproduksi minyak wangi-wangian, bahan dasar pewangi dan bahan baku kosmetik Symrise AG menguat 1,46 persen; serta perusahaan Jerman yang memproduksi bahan baku poliuretan dan polikarbonat Covestro AG terkerek 1,34 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.