Istri Awak Kapal Selam yang Hilang adalah Keturunan dari Pasangan Terkenal Korban Titanic

Sabtu, 24 Jun 2023, 23:25 WIB

BOSTON - Tanpa peduli, ironi yang mengintai dalam kegelapan terkadang muncul secara mengejutkan. Itu terjadi pada Rabu (22/6) ketika New York Times melaporkan hubungan kekerabatan antara awak Titan, kapal selam wisata yang hilang baru-baru ini hilang, dengan pasangan terkenal, korban kapal Titanic yang tenggelam pada 15 April 1912.

Daerah Atlantik Utara di mana Titan dilaporkan hilang pada Minggu (19/6), dikenal rentan dengan kondisi kabut dan badai, menjadikannya lingkungan yang sangat menantang untuk melakukan misi penyelamatan.

Ket. Foto: Isidor dan Ida Straus tenggelam bersama Titanic. Sebuah laporan terbaru menyebutkan cicit mereka adalah Wendy Rush, istri CEO OceanGate, Stockton Rush, yang mengemudikan kapal selam Titan. — Sumber: Istimewa

Kini, Titan diperkirakan berada dalam kedalaman sekitar 12.500 kaki (3.800 meter) di bawah permukaan, tak jauh dari bangkai Titanic.

Dilansir oleh The Telegraph, pilot kapal selam Titan, Stockton Rush, yang juga merupakan CEO OceanGate, perusahaan kapal selam wisata yang naas itu, ternyata adalah suami dari Wendy Rush, cicit dari Isidor dan Ida Straus yang meninggal bersama di Titanic pada malam yang menentukan itu.

Ironi kembali terjadi pada cicit mereka, hanya saja kini pasangan Wendy dan Stockton Rush memang tidak sedang bersama ketika tragedi menjemput.

Wendy menikah dengan Stockton Rush, salah satu dari lima pria yang terperangkap di Titan setelah dilaporkan hilang pada Minggu, 18 Juni. Titan saat itu membawa sejumlah wisatawan, seorang penjelajah Prancis, miliarder Inggris, miliarder Pakistan, dan putranya, dalam perjalanan ke bangkai kapal penumpang paling bersejarah di dunia itu.

Pihak Penjaga Pantai Amerika Serikat (AS) pada Kamis (22/6) menyatakan bahwa kelima orang dalam kapal selam wisata yang hilang di dekat bangkai kapal Titanic telah meninggal ketika kapal selam mereka mengalami apa yang disebut sebagai "bencana ledakan" di kedalaman laut.

Pengumuman itu mengakhiri operasi pencarian dan penyelamatan multinasional yang menarik perhatian dunia sejak kapal selam wisata mini itu menghilang di Atlantik Utara empat hari lalu

Wendy Rush sendiri telah mengunjungi reruntuhan Titanic tiga kali bersama suaminya dalam dua tahun terakhir, dan ua bekerja sebagai direktur komunikasi OceanGate.

Kisah "maut tak mampu memisahkan" pasangan leluhur mereka itu muncul dalam salah satu adegan Titanic, film garapan sutradara James Cameron yang meraih Oscar pada 1997.

Popularitas Isidor dan Ida Straus telah diceritakan berkali-kali selama bertahun-tahun karena keduanya menolak dipisahkan ketika wanita dan anak-anak hanya diperbolehkan berada di sekoci, membuat para pria terdampar di Titanic hanya dengan waktu hidup yang singkat.

Isidor Straus, bersama saudaranya Nathan, merupakan pemilik jaringan department store terkenal Macy. Dia juga seorang anggota Kongres AS.

Isidor dan Ida Straus digambarkan sedang berbaring di tempat tidur saat air naik dalam film tahun 1997 itu.

"Saya tidak akan berpisah dari suami saya. Seperti kita hidup, kita juga akan mati, bersama-sama," kata Ida dalam adegan "Titanic",menggambarkan keteguhan pasangan itu untuk tetap bersama.

Menurut Daily Mail, kakek buyut Wendy Rush inu memiliki kesempatan untuk menyelamatkan diri dari tragedi 1912 dengan sekoci. Namun, Isidor menolak untuk pergi sampai semua wanita dan anak-anak telah meninggalkan kapal naas itu sementara Ida Straus bersikeras untuk tinggal bersama suaminya.

Laporan tersebut menyatakan bahwa Ida Straus bahkan memberikan mantel bulunya kepada pembantunya, Ellen Bird, dalam suhu yang sangat dingin saat dia berangkat dengan sekoci penyelamat.

Meskipun jenazah Isidor Straus ditemukan di laut dua minggu setelah Titanic tenggelam, jenazah istrinya tidak dapat ditemukan, lapor The New York Times.

Tubuh Isidor Straus ditemukan dan dibawa kembali ke Woodlawn Cemetery di The Bronx, New York. Sayangnya Ida Straus' tidak pernah ditemukan. Menurut halaman Find A Grave, tulisan di batu nisan Isidor Straus , mengabadikan istrinya. "Banyak air tidak dapat memadamkan cinta - banjir juga tidak dapat menenggelamkannya."

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.