Selama Bertumpu pada Bahan Mentah, Petani Akan Tetap Miskin

Kamis, 22 Jun 2023, 00:03 WIB

JAKARTA - Peningkatan produktivitas hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan merupakan salah satu prasyarat untuk meningkatkan taraf hidup petani dan nelayan. Selain produktivitas, peningkatan nilai tambah produk merupakan syarat mutlak agar pendapatan petani dan nelayan meningkat signifikan.

Wakil Ketua Komite II DPD RI, Bustami Zainudin, mengatakan hilirisasi produk pertanian dan perikanan merupakan kunci peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan di masa depan.

Ket. Foto: AWAN SANTOSA Peneliti Mubyarto Institute - Untuk meningkatkan nilai tambah perlu pengolahan dengan teknologi tepat yang akan memajukan industrialisasi berbasis pertanian. — Sumber: ISTIMEWA

"Hilirisasi produk pertanian dan perikanan tidak bisa ditawar dan ditunda lagi. Kita tidak bisa lagi hanya memproduksi dan menjual bahan baku, bahan mentah, apalagi menjadi komoditi ekspor. Sangat rugi kita," kata Bustami saat acara Training of Trainers (ToT) bagi widyaiswara, dosen, guru, dan penyuluh pertanian di Lampung, Rabu (21/6), seperti dikutip dari Antara.

Selama masih bertumpu pada produk dasar bahan mentah, petani dan nelayan katanya akan tetap miskin. Selain kepemilikan lahan yang semakin sempit, produktivitas petani juga rendah, ditambah masih ada masalah sarana dan prasarana produksi pertanian dan perikanan.

Peningkatan produktivitas hasil pertanian, perkebunan, dan pertanian jelas senator asal Lampung itu bisa dilakukan melalui terobosan dan penerapan iptek, serta pemenuhan sarana prasarana produksi yang berjalan secara simultan dengan hilirisasi produk.

"Program hilirisasi produk pertanian dan perikanan sejalan dengan gerak cepat Presiden Jokowi yang terus memacu hilirisasi di berbagai sektor, utamanya sektor tambang. Diawali hilirisasi pada pengolahan emas dengan pembangunan smelter, berlanjut ke nikel dan menyusul bauksit," katanya.

Untuk produk pertanian dan perikanan, Presiden sudah sejak lama memberi perhatian khusus, hanya saja implementasinya serbalambat karena pelaku industri nampaknya nyaman dengan bermain di produk-produk dasar dan bahan mentah.

Bustami memberi contoh pada singkong di mana pengolahannya sebagian besar dikelola industri besar masih bertumpu pada produk tapioka. Produk turunan yang lain nyaris belum muncul. Sementara industri kecil dan rumah tangga juga belum banyak bermain pada produk singkong.

"Padahal kita tahu singkong selain bisa diolah menjadi gaplek, tapioka, dan pati termodifikasi juga bisa diolah menjadi bioethanol, dextrime, juga sarbitol yang bernilai ekonomi tinggi," katanya.

Memperluas Pasar

Kepala Pusat Pengkajian dan Penerapan Agroekologi Serikat Petani Indonesia (SPI), Muhammad Qomarunnajmi, mengatakan dengan hilirisasi produk pertanian akan memberi nilai tambah serta menjaga kestabilan harga, juga memperluas pasar. "Pemerintah harus memfasilitasi kelembagaan petani dan nelayan, untuk mengembangkan hilirisasi produk," tegasnya.

Peneliti Mubyarto Institute, Awan Santosa, mengatakan untuk meningkatkan nilai tambah perlu pengolahan dengan teknologi tepat yang akan memajukan industrialisasi berbasis pertanian sehingga akan meningkatkan kemandirian ekonomi Indonesia," paparnya.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.