Blinken Desak Jalur Komunikasi Terbuka dengan Tiongkok

Kamis, 15 Jun 2023, 02:55 WIB

BEIJING - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken, pada Rabu (14/6) menyerukan jalur komunikasi terbuka saat dia berbicara dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok, menjelang diskusi tatap muka yang direncanakan di Beijing.

Sebelumnya hubungan antara dua negara telah merosot dalam beberapa tahun terakhir karena isu Taiwan, perdagangan dan hak asasi manusia, di antara sejumlah masalah lainnya.

Ket. Foto: Menlu AS, Antony Blinken – Menlu Tiongkok, Qin Gang — Sumber: AFP/NOEL CELIS, ANDREW CABALLERO-REYNOLDS

Blinken dijadwalkan berada di Beijing pada Minggu (18/6) untuk pembicaraan yang bertujuan mereda ketegangan, setelah kunjungan yang direncanakan sebelumnya tiba-tiba dibatalkan pada Februari lalu.

Dalam pembicaraannya dengan Menlu Tiongkok, Qin Gang, yang berlangsung Rabu waktu Beijing, Menlu Blinken mengatakan mereka membahas upaya berkelanjutan untuk menjaga saluran komunikasi terbuka serta masalah bilateral.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Matthew Miller, juga mengatakan Blinken telah menekankan pentingnya mempertahankan jalur komunikasi terbuka untuk mengelola hubungan AS-RRT secara bertanggung jawab guna menghindari kesalahan perhitungan dan konflik.

"Blinken menjelaskan bahwa AS akan terus menggunakan keterlibatan diplomatik untuk meningkatkan bidang yang menjadi perhatian serta bidang kerja sama potensial," kata Miller.

Pembicaraan lewat telepon oleh Beijing menimbulkan nada yang lebih konfrontatif, dimana Menlu Qin dilaporkan telah memperingatkan bahwa hubungan antara kedua negara telah menghadapi kesulitan dan tantangan baru sejak awal tahun.

"Sudah jelas siapa yang bertanggung jawab," kata Menlu Qin, menurut kantor Kementerian Luar Negeri Tiongkok.

"Tiongkok selalu memandang dan mengelola hubungan Tiongkok-AS sesuai dengan prinsip saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, dan kerja sama saling menguntungkan yang dikemukakan oleh Presiden Xi Jinping," imbuh Qin.

Rencana Kunjungan

Sementara itu rencana kunjungan Menlu Blinken ke Beijing akan menjadi perjalanan pertama diplomat AS ke Tiongkok sejak pendahulu Blinken yaitu Mike Pompeo pergi ke Beijing pada Oktober 2018.

Presiden AS, Joe Biden, dan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, saat bertemu di Bali pada November lalu sepakat untuk mencoba mencegah ketegangan melonjak tak terkendali, termasuk dengan mengirim Menlu Blinken ke Beijing.

Tetapi Blinken tiba-tiba membatalkan perjalanan yang dijadwalkan pada awal Februari setelah AS mengatakan pihaknya mendeteksi dan kemudian menembak jatuh balon pengintai Tiongkok yang terbang di atas daratan AS.

Kedua belah pihak baru-baru ini terlihat berupaya untuk menjaga ketegangan, termasuk dalam pertemuan tertutup antara penasihat keamanan nasional Biden, Jake Sullivan, dan diplomat senior Tiongkok, Wang Yi. di Wina, Austria, bulan lalu.

Gedung Putih pekan lalu menuduh Tiongkok mengoperasikan unit intelijen di Kuba selama bertahun-tahun dan meningkatkannya pada 2019 dalam upaya meningkatkan kehadirannya di pulau Karibia itu.

Sebuah pangkalan mata-mata di Kuba, yang terletak 150 kilometer dari ujung selatan Florida, akan dipandang di Washington DC sebagai tantangan langsung terhadap AS.

Ketika ditanya tentang pangkalan mata-mata itu pada jumpa pers reguler, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin, mengatakan dia tidak mengetahui situasinya sebelum mengkritik kebijakan AS di Kuba. AFP/And

Redaktur: andes

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.