Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonomi Global Melambat, RI Harus Kurangi Impor

📅 Selasa, 06 Jun 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Untuk ekonomi negara maju, BI, kata Perry, memperkirakan justru mengalami perlambatan karena ketatnya pasar tenaga kerja serta kondisi ketidakpastian pasar keuangan global.

Sama halnya dengan negara kawasan Eropa yang juga tercatat hanya mengalami pertumbuhan PDB 0,6 persen, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada 2022 sebesar 3,6 persen.

Tahan Impor

Menanggapi kekhawatiran dinamika perekonomian dunia, pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia, Eugenia Mardanugraha mengimbau pemerintah tetap fokus mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri. "Kita tidak perlu khawatir dengan penurunan pertumbuhan ekonomi di negara maju, asal pemerintah fokus meningkatkan produksi dalam negeri," kata Eugenia.

Pertumbuhan ekonomi global yang melambat, otomatis akan menyebabkan penurunan ekspor. Sebab itu, pemerintah harus memikirkan bagaimana agar impor juga berkurang.

Apabila impor turun pada tingkat yang sama dengan penurunan ekspor maka pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap. Sebagai contoh pada industri tekstil, di mana ekspor Indonesia sudah tidak ada. Kalau saja pemerintah dapat menahan agar tekstil impor tidak masuk ke Indonesia maka tidak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) besar pada industri tersebut, dan pabrik tekstil masih dapat bekerja untuk memenuhi konsumsi di dalam negeri.

"Jadi yang perlu dilakukan pemerintah adalah menahan impor barang jadi dan jasa, lalu fokus pada produksi di dalam negeri," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.