Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sinergi Pemerintah-Swasta Gerakkan Industri Parekraf

📅 Senin, 05 Jun 2023, 10:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sinergi Pemerintah-Swasta Gerakkan Industri Parekraf Doc: ISTIMEWA
Ket. Menteri Pari­wisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengharapkan makin banyak kolaborasi antara pemerintah dan swasta dalam melaksanakan kegiatan yang menggerakkan industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan.

Hal tersebut disampaikan Sandiaga terkait acara musik Java Jazz Festival yang telah 18 tahun berlangsung dan digandrungi oleh berbagai kalangan dan usia. Acara itu, menurut dia, menjadi bagian pengembangan ekonomi kreatif di Tanah Air.

"Estimasi lapangan kerja 10.000 yang terdampak secara tidak langsung. Ini secara masif sekali dan kita bangga ada line khusus untuk musisi internasional di Bandara Soekarno Hatta dan kita mengharapkan agar acara seperti ini bisa dilaksanakan di lima Destinasi Super Prioritas kita," ujar Sandiaga dalam keterangannyadi Jakarta, Sabtu (3/6).

Sandiaga pun mengapresiasi keterlibatan pelaku swasta yang mengakomodir berbagai pihak untuk menyelenggarakan acara tersebut.

Menparekraf menambahkan Festival seperti ini layak diselenggarakan, sebab berdasarkan data 10-15 persen wisatawan mancanegara berada di segmen ini. Selain itu target 1,4 miliar pergerakan wisatawan nusantara pada saat ini potensial dapat dipenuhi dari segmen ini.

Kemudahan berupa fasilitasi event besar di Indonesia juga diharapkan Sandiaga mampu memberikan dampak ekonomi dan menciptakan lapangan kerja tercipta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tarik Wisatawan

Dalam kesempatan sama, Presiden Direktur Java Festival Production Dewi Gontha menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan beberapa pihak dan pemerintah terutama dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang bertekad memajukan destinasi, sektor ekraf, dan UMKM.

Dewi menyebut, Java Jazz dipertahankan si Indonesia untuk menarik wisatawan mancanegara berkunjung.

"Festival ini dipertahankan di Indonesia karena untuk menarik minat wisatawan dan destinasi yang direkomendasi untuk mengadakan festival jazz di lima Destinasi Super Prioritas karena destinasi tersebut untuk memudahkan wisatawan mancanegara," ujar Dewi Gontha.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.