Perlu Kerja Sinergis, Pemkab Purwakarta Pertahankan Produktivitas Padi Terancam El Nino
Jumat, 02 Jun 2023, 00:12 WIBPurwakarta - Perlu kerja sinergis. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, Jawa Barat berupaya mempertahankan produktivitas tanaman padi di tengah ancaman El Ninountuk menjamin ketersediaan pangan.
"Produktivitas padi tentunya menjadi jaminan dalam hal ketersediaan pangan bagi masyarakat," kata Bupati PurwakartaAnne Ratna Mustika, di Purwakarta, Kamis.
Ia mengatakan, pada musim kemarau tahun ini, kemungkinan akan terjadi kekeringan berat selama kemarau sebagai dampak fenomena alam El Nino terhadap sektor pertanian.
Menurut dia, kurangnya ketersediaan air akan menghambat pertumbuhan berbagai komoditas pertanian, termasuk padi dan berpotensi mengurangi hasil panen.
"Tentu saja situasi itu harus diantisipasi, agar petani tidak merugi dan produktivitas tanaman padi tetap tinggi," katanya pula.
Bupati menyampaikan agar keberhasilan Purwakarta menjaga produksi padi bisa terus dipertahankan. Sebab produktivitas padi itu menjadi jaminan bagi ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Sesuai dengan data Dinas Pangan dan Pertanian Purwakarta, produksi padi di Purwakarta pada Januari hingga Mei 2023 mencapai 133,396 ton gabah kering giling.
Angka produksi padi itu dihasilkan dari areal persawahan yang luasnya mencapai 19.202 hektare.
"Kami sudah meminta jajaran Dinas Pangan dan Pertanian Purwakarta menyiapkan solusi-solusi, sehingga dampak buruk dari El Nino bisa terhindarkan," katanya.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Purwakarta Sri Jaya Midan mengatakan fenomena El Nino berpeluang terjadi pada pertengahan tahun ini.
Ia mengatakan, langkah antisipasi agar fenomena alam tersebut tidak merugikan petani di Purwakarta ialah dengan menyarankan mereka menanam jenis padi gogo yang relatif kuat menghadapi kekeringan saat kemarau berlanjut.
"Padi gogo relatif lebih kuat bertahan meski ketersediaan air sangat terbatas," kata dia pula.
Bentuk antisipasi lain dari dampak El Nino ialah dengan meningkatkan penyuluhan kepada para petani, serta menyarankan agar petani di daerah Purwakarta kembali membudayakan menyimpan sebagian hasil panen di rumah atau lumbung padi.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Dana Desa Papua Tengah Anjlok Jadi Rp535 Miliar pada 2026, Gubernur Ungkap Penyebabnya
-
PKB Bantul Targetkan 9-10 Kursi DPRD pada Pemilu 2029, Ini Strategi untuk Mewujudkannya
-
Semoga Tidak Pecah Konflik, Jepang Protes Korsel Karena Latihan Militer di Dekat Pulau Bersengketa
-
BTN Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru UNNES
-
Warga Penderita Tuberkulosis Diharap Berobat untuk Cegah Penularan
-
Skuad Garuda Hadapi Laga Harus Menang
-
Semarak HUT RI, Lomba Panjat Pinang Meriahkan Perayaan di Kalimalang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.