Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menko Airlangga: RI-Eropa Bahas Isu Deforestasi

📅 Senin, 22 Mei 2023, 13:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menko Airlangga: RI-Eropa Bahas Isu Deforestasi Doc: ANTARA/HO-Kemenko Ekonomi
Ket. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kanan) mendampingi Presiden Joko Widodo saat pertemuan bilateral dengan Presiden Komisi UE, Presiden Korea, serta forum bisnis Jepang, di sela KTT G7. 

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendampingi Presiden Joko Widodo untuk menghadiri pertemuan bilateral dengan Presiden Komisi Uni Eropa, Presiden Republik Korea, serta forum bisnis dengan investor Jepang, di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7.

Dalam pertemuan Presiden Komisi Uni Eropa, Menko Airlangga turut dalam pembahasan tentang upaya penguatan berbagai kemitraan strategis di antaranya negosiasi IEU CEPA, tindak lanjut JETP dan Global Gateway, serta kerjasama kawasan Indo-Pasifik.

"Selain itu, pemerintah Indonesia menyampaikan perkembangan kerja sama Green Investment melalui European Investment Bank (EIB) yang telah membuka kantor perwakilan di Jakarta pada Agustus 2022," kata Airlangga dalam keterangan resmi, Minggu (21/5).

Selain itu juga dibahas isu deforestasi juga dibahas dengan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, menyampaikan akan menemui delegasi Indonesia yang dipimpin Menko Airlangga di Brussel pada akhir bulan ini.

"Pada pertemuan bilateral dengan Republik Korea, pemerintah Indonesia menyampaikan perlunya untuk mendorong capaian konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat kedua negara, khususnya di bidang ekonomi," katanya.

Pemerintah Indonesia mendorong pemanfaatan fasilitas Indonesia - Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement yang sudah diluncurkan tahun ini guna menaikkan perdagangan bilateral yang masih di bawah target tahun 2018 sebesar 30 miliar dolar AS.

Pemerintah Indonesia juga mendorong perluasan akses masuk ke Korea bagi produk Indonesia terutama produk otomotif, furnitur, makanan dan minuman, tekstil, dan produk-produk hijau seperti wood pellet.

Indonesia juga mengharapkan para pelaku usaha Republik Korea dapat memperluas investasi di lima sektor utama, antara lain kendaraan listrik, sektor mesin dan elektronik, tekstil dan alas kaki, kimia dan farmasi, serta infrastruktur.

Selain itu, pemerintah Korea mengatakan akan memberikan pelatihan dan akses ketenagakerjaan terkait Small Modular Reactor (SMR) sebagaimana dikerjasamakan dengan BRIN.

Menko Airlangga juga turut menghadiri forum bisnis dengan kalangan investor dari Jepang yang membahas berbagai potensi kerja sama antara Indonesia dan Jepang.

"Indonesia memandang positif usulan peningkatan hubungan kemitraan strategis komprehensif antar kedua negara," katanya.

Saat ini, Indonesia dan Jepang tengah melakukan kerja sama dalam beberapa proyek pembangunan, antara lain pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban, MRT Jakarta North-South, Bekasi Proving Ground, rute kereta semi cepat Jakarta-Semarang, serta transisi energi antara PT PLN dengan Sumitomo Corp terkait program transisi energi.

"Indonesia pada KTT G7 ini berperan sebagai salah satu Partner Countries dan mewakili Troika G20 bersama India dan Brazil. Sebagai Troika G20, Indonesia secara khusus memiliki misi untuk mendorong implementasi dari concrete deliverables yang menjadi legacy dari Presidensi G20 Indonesia tahun lalu," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.