BPBD Lebak: Warga pesisir Waspada Banjir Rob
Senin, 22 Mei 2023, 21:33 WIBLEBAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengimbau warga pesisir Perairan Banten bagian selatan atau Samudera Hindia waspada banjir rob berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
"Potensi banjir rob terjadi di wilayah pesisir Perairan Banten bagian selatan 23 Mei 2023," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Lebak Agust Riza Faesal di Lebak, Senin.
Banjir air pasang laut tentu berdampak terhadap aktivitas perekonomian masyarakat, termasuk nelayan untuk melakukan bongkar muat ikan di pelabuhan.
Fenomena rob itu, kata dia, karena adanya fase bulan baru dan jarak terdekat antara Bulan dan Bumi yang terjadi 19 Mei 2023.
Biasanya, kata dia, fase bulan baru dan jarak terdekat antara Bulan dan Bumi tersebut berpotensi terjadi air laut pasang yang mengakibatkan rob.
Umumnya, kata dia, fenomena banjir rob itu ditandai tiga fase bulan yang dapat memengaruhi air laut menjadi pasang, antara lain fase bulan baru, fase bulan purnama, dan fase bulan gelap/mati.
Selama tiga hari sebelum dan sesudah fase itu, mempunyai potensi banjir rob.
Namun demikian, kata dia, untuk waktu kejadian dan tinggi air pasang di masing-masing daerah berbeda-beda.
"Kami minta masyarakat pesisir Banten bagian selatan dapat meningkatkan kewaspadaan banjir rob itu," katanya menjelaskan.
Menurut dia, masyarakat pesisir Perairan Banten bagian selatan atau Samudera Hindia mulai pantai Binuangeun, Tanjung Panto,Suka Hujan, Cihara, Panggarangan, Bayah, Pulomanuk dan Sawarna.
Mereka yang tinggal di pesisir pantai itu agar waspada banjir pasang laut akibat adanya fenomena alam tersebut.
Karena itu, pihaknya berharap warga pesisir Banten bagian selatan selalu waspada dan siaga menghadapi dampak air pasang agar tidak menimbulkan kecelakaan laut.
"Kami minta warga tetap waspada banjir air pasang laut itu," katanya.
Sementara itu, sejumlah warga pesisir Banten selatan mengaku bahwa mereka tetap waspada peringatan yang disampaikan BPBD Lebak adanya potensi banjir rob tersebut.
"Kami berharap banjir rob tidak menggenangi pesisir yang bisa mengganggu aktivitas masyarakat," kata Sulaeman, warga Wanasalam Kabupaten Lebak.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Pasar Murah Lebak Diserbu Warga, Harga Beras hingga Minyak Goreng Lebih Murah
-
Holiday Inn Express Jakarta Menteng: Nama Baru dan Strategi Rebranding IHG Hotels & Resorts
-
Papua Pegunungan Digenjot Program Sekolah Rakyat hingga Unggul Garuda, Ini Tujuannya
-
Pemprov DKI Beri Santunan dan Jamin Pendidikan Anak Korban Tabrakan KRL-Argo Bromo
-
BMKG Ingatkan Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Sumut hingga 19–22 April
-
Petani Sulsel Dapat Bantuan 2.300 Ton Benih Padi Gratis
-
Hujan Dini Hari di Musim Kemarau Picu Banjir di Belasan Lokasi Surabaya, Armada Damkar Dikerahkan Sedot Genangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.