- Home
-
- Luar Negeri
-
- Pemilu Dimulai, Rakyat Tha...
Pemilu Dimulai, Rakyat Thailand Berbondong-bondong ke TPS
Minggu, 14 Mei 2023, 10:49 WIBBANGKOK - Thailand mulai menggelar pemilihan umum pada Minggu (14/5). Anggota parlemen baru di DPR akan dipilih untuk membentuk pemerintahan berikutnya.
Sekitar 52 juta orang berhak memberikan suara secara nasional sebelum pemungutan suara ditutup pada pukul 17.00 waktu setempat.
Lebih dari 2 juta orang telah hadir untuk pemungutan suara awal pada 7 Mei.
Sebanyak 500 anggota DPR akan dipilih pada Minggu.
Empat ratus dari mereka akan dipilih dalam pemilihan daerah pemilihan.100 orang lainnya akan dipilih dari daftar partai nasional - sejenis perwakilan proporsional di mana beberapa kandidat dipilih dari daftar yang disiapkan oleh partai masing-masing, berdasarkan total suara yang diterima partai.
Dalam pemilihan daerah, 400 kursi diperebutkan dan 4.710 kandidat bersaing memperebutkan kursi.Dalam daftar partai nasional, ada hampir 1.900 caleg dari 67 partai.
Setiap pemilih akan menerima dua surat suara, satu untuk daerah pemilihan dan yang lainnya untuk daftar partai.
Pilih Orang yang Bisa Dipercaya
Di Bangkok, pemilih mulai berdatangan setelah pemungutan suara dibuka pada pukul 8 pagi.Di antara mereka adalah pemilih pemula Natchanon Prasansri, yang akan masuk universitas.
"Pemilu ini sangat penting karena itu masa depan kita dan hak kita. Kita harus memilih orang yang bisa kita percayai dan orang yang kita sukai karena banyak pihak yang memiliki banyak kebijakan. Ini akan menjadi faktor penentu arah negara," kata remaja 18 tahun itu di luar tempat pemungutan suara di distrik Vadhana.
Natchanon mengatakan, pemerintah berikutnya perlu segera mengatasi berbagai masalah, termasuk polusi udara dan angkutan umum."Saya jarang keluar rumah karena polusi," katanya kepada CNA.
"Tidak ada cukup bus dan terkadang Anda harus menunggu berjam-jam."
Perubahan ingin dilihat orang Thailand setelah pemilu hari Minggu.Operator bisnis online Nattawoot Chulikit (45) berpendapat, masyarakat Thailand harus bisa menyuarakan pendapatnya dengan lebih bebas.
"Saya berharap melihat perubahan dalam banyak hal. Isu paling mendesak yang ingin saya sampaikan adalah hak atas kebebasan berekspresi, kemiskinan, dan peluang bisnis," katanya.
Bagi Yupin Macleod yang berusia 79 tahun, sangat penting untuk memilih orang-orang yang memiliki visi cemerlang untuk negara.
"Kami ingin orang-orang baik mengelola negara. Tidak banyak orang baik yang bisa kami pilih. Kami ingin seseorang yang baru dengan visi yang baik. Jika kami mendapatkan generasi baru tanpa visi yang baik, maka itu berbahaya," katanya.
Ada 6.327 TPS di ibukota Thailand.Menurut Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt, semua kotak suara mencapai tempat mereka pada pukul 6.05 pagi pada hari Minggu dan Administrasi Metropolitan Bangkok siap memfasilitasi proses pemungutan suara.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA
Berita Terkait:
-
Thailand Dikepung Banjir Terparah dalam Seperempat Abad
-
Wamendagri Bima Arya Puji Kampung Bahagia Jambi: Soroti RT Punya Peran Krusial
-
Harga Emas UBS, Antam, dan Galeri24 di Pegadaian Turun pada Jumat Pagi
-
Junta Ancam Tuntut Ratusan Orang atas Sabotase Pemilu
-
Pemkab Agam Butuh Rp741,54 Miliar Perbaiki Fasilitas Rusak Akibat Bencana
-
Pemkot Jaktim Segel Lapangan Padel Ilegal
-
Sekjen PBB Mengecam Meningkatnya ‘Aturan Kekerasan’ di Seluruh Dunia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.