Korsel akan Uji Radiasi Air Ballast Kapal yang Berangkat dari 6 Prefektur Jepang

Minggu, 14 Mei 2023, 14:08 WIB

SEOUL - Kementerian Kelautan Korea Selatan mengatakan pada Minggu (14/5), pihaknya berencana melakukan uji radiasi cepat pada air pemberat dari kapal yang berangkat dari pelabuhan dekat Fukushima Jepang.

Menurut laporan Yonhap, langkah itu dilakukan menjelang rencana Jepang membuang air limbah dari PLTN Fukushima, yang telah menyimpan lebih dari 1,3 juta ton air sejak tiga reaktor meleleh pasca-gempa 2011.

Ket. Foto: PLTN di Prefektur Fukushima Jepang. — Sumber: Japan Times/Kyodo

Korea Selatan berencana memeriksa tingkat radiasi pada air pemberat dari kapal yang berangkat dari 17 pelabuhan di enam prefektur, yaitu Aomori, Iwate, Fukushima, Miyagi, Ibaraki dan Chiba, dengan perangkat seluler mulai 22 Mei, menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan Korsel.

Kementerian Kelautan mengatakan perangkat seluler akan memungkinkan pihak berwenang untuk memeriksa tingkat radiasi dalam air pemberat dalam waktu satu jam, dibandingkan dengan analisis mendalam yang memakan waktu sekitar 14 hari.

Saat ini, Korea Selatan meminta kapal yang berangkat dari Fukushima dan Miyagi, yang letaknya lebih dekat dengan PLTN, untuk mengisi ulang air pemberat sebelum memasuki laut. Pihaknya telah melakukan uji radiasi pada semua kapal yang tidak sesuai pedoman.

Negara itu juga mengambil sampel air pemberat secara acak dari kapal yang berangkat dari empat prefektur lainnya.

Sejauh ini, tingkat radiasi dalam sampel yang dipelajari oleh Kementerian Kelautan Korsel mirip dengan perairan pesisir negara itu.

Kementerian menambahkan jika Jepang melepaskan air yang terkontaminasi ke laut sesuai rencana, pihaknya akan memerintahkan semua kapal yang berangkat dari enam prefektur untuk mengisi ulang air pemberat sebelum memasuki Korea Selatan.

Pekan lalu, Korea Selatan dan Jepang mengadakan konsultasi tingkat kerja untuk membahas rincian inspeksi Seoul atas rencana Tokyo mengeluarkan air dari PLTN yang lumpuh itu, sebagaimana disepakati dalam pertemuan puncak antara Presiden Yoon Suk Yeol dan PM Jepang Fumio Kishida.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.