Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dari Panen Durian Petani Badui Raup Jutaan Rupiah

📅 Minggu, 14 Mei 2023, 22:04 WIB | Oleh:

"Kita melarang warganya melakukan penebangan pohon, karena bisa menimbulkan kerusakan alam, sehingga tanaman durian menjadi andalan ekonomi masyarakat Badui jika musim panen,"katanya menjelaskan.

Ia mengatakan saat ini di kawasan pemukiman Badui memasuki musim panen, sehingga dipastikan pendapatan ekonomi masyarakat meningkat, termasuk petani.

Bahkan, banyak wisatawan maupun pedagang pengecer dari luar daerah datang ke sini membeli durian.

"Kami mendorong petani di sini agar terus ditingkatkan populasi tanaman durian karena bisa menguntungkan pendapatan ekonomi keluarga,"katanya menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Rahmat mengatakan selama ini buah durian menjadi andalan ekonomi petani dan masyarakat Badui.

Masa panen durian di kawasan pemukiman Badui dipastikan berlangsung selama tiga bulan pada Mei sampai Juli 2023.

"Kami terus mendorong petani Badui agar mengembangkan perluasan tanaman durian dan juga meningkatkan kualitasnya," kata Rahmat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.