Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB dan LSM: Kematian Akibat Kelaparan di Afrika Bertambah

📅 Jumat, 28 Apr 2023, 11:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB dan LSM: Kematian Akibat Kelaparan di Afrika Bertambah Doc: AFP/Tony Karumba
Ket. Anak-anak dari komunitas Turkana Kenya berjalan untuk menerima bantuan makanan; Tanduk Afrika menghadapi kekeringan terburuk dalam lebih dari empat dekade dengan lebih dari 20 juta orang terkena dampaknya.

PARIS - Kematian akibat kelaparan meningkat di Afrika karena kekeringan yang diperburuk oleh perubahan iklim dan konflik, kata pejabat PBB dan organisasi non-pemerintah, Kamis (27/4).

Peringatan ini adalah yang terbaru dari serangkaian pernyataan dari para juru kampanye dan pakar yang memperingatkan bahwa Afrika sedang menghadapi krisis pangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Ada kematian akibat kelaparan rata-rata setiap 36 detik di Ethiopia, Kenya, dan Somalia, kata UNICEF, LSM Care, dan Oxfam dalam konferensi pers bersama di Paris.

Hampir 20 juta orang di wilayah Sahel hidup dalam kerawanan pangan, kata mereka.

Di Burkina Faso, sebuah negara yang diguncang pemberontakan militan, anak-anak yang terbunuh antara Januari dan September 2022 tiga kali lebih banyak daripada periode yang sama tahun sebelumnya.Jumlah anak di bawah umur yang dirawat karena kekurangan gizi parah naik setengahnya, kata UNICEF.

Di Niger, kekeringan berulang dan bencana banjir dikombinasikan dengan konflik yang terus berlangsung menyebabkan penurunan hampir 40 persen produksi sereal karena panen menjadi semakin sulit, kata Louis-Nicolas Jandeaux di Oxfam Prancis.

Sekitar 430.000 anak di Niger menderita kekurangan gizi yang serius, menurut Lucile Grosjean, juru bicara UNICEF.

Tahun ini, jumlah ibu hamil atau menyusui yang kekurangan gizi diproyeksikan naik menjadi 154.000 dari 64.000 pada 2022, tambahnya.

Situasi Bencana

Di Tanduk Afrika, lima musim hujan berturut-turut menghasilkan hujan yang terlalu sedikit, membunuh jutaan ternak dan menghancurkan panen, menurut PBB.

Kondisi itu membuat 22 juta orang terancam kelaparan di Ethiopia, Kenya dan Somalia. Negara yang sisebutkan terakhir sebuah negara berpenduduk 17 juta, juga berada dalam pergolakan pemberontakan Islam.

"Kami memperkirakan bahwa antara April dan Juni, lebih dari sepertiga penduduk Somalia akan mengalami krisis pangan, dengan proyeksi kelaparan," kata Mathilde Casper dari Care.

Jandeaux dari Oxfam berpendapat, krisis pangan adalah akibat dari "ketidakadilan", ia menuduh negara-negara kaya "tidak bertindak secara permanen".

Tahun lalu, hanya sekitar 62 persen dari kebutuhan pembiayaan kemanusiaan yang terpenuhi, katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.