Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rayakan Lebaran, Masyarakat Danau Maninjau Gelar Festival Rakik-rakik

24 Sabtu, 22 Apr 2023, 13:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rayakan Lebaran, Masyarakat Danau Maninjau Gelar Festival Rakik-rakik Rayakan Lebaran, Masyarakat Danau Maninjau Gelar Festival Rakik-rakik Doc: antara
Ket. Rakik-rakik sedang berlayar di Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumbar pada ajang festival rakik-rakik menyambut Lebaran 2023.

LUBUKBASUNG -Masyarakat di sekitar Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat menggelar festival rakik-rakik yang terbuat dari bambu dan dipasang lampu untuk menyambut para perantau saat berada di kampung halaman pada Idul Fitri (Lebaran) 1444 Hijriah.

Pegiat Budaya dan Wisata Agam, Rudi Yudistira di Lubukbasung, Sabtu (22/4), mengatakan sebanyak 11 rakik-rakik yang ditampilkan warga di dua lokasi yakni, Tanjung Sani enam buah dan Maninjau lima buah pada Lebaran tahun ini.

"Festival rakik-rakik itu dimulai pada Jumat (21/4) malam sampai Ahad(22/4) malam nanti. Biasanya kegiatan hanya dua hari dan tahun ini lebih lama," katanya.

Ia mengatakan, rakik-rakik dihias dan dipasang lampu tersebut ditampilkan pada malam, sehingga pemandangan indah dapat disaksikan oleh para warga dan perantau.

Hiasan rakik-rakik bermacam macam, ada rumah adat Minangkabau, ada bintang kejora, ada pula dengan ornamen kapal dan lainnya.

Selain indah, dari atas rakik rakik itu berdentuman ledakan meriam bambu yang di lepas dari masing masing rakik.

"Suasana dentuman meriam yang dibunyikan warga dari atas rakik-rakik menjadi meriah," katanya.

Ia menceritakan, rakik-rakik itu merupakan tradisi masyarakat selingkarDanau Maninjau semenjak puluhan tahun lalu. Sebelumnya, rakik-rakik itu alat transportasi masyarakat sekitar dari satu kampung ke kampung lain.

Namun dengan adanya jalan, maka dijadikan suatu tradisi dalam menyambut datangnya Lebaran dan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan setiap tahun saat datanya Lebaran," katanya.
Ia mengakui, rakik-rakik tersebut dibuat secara bersama-sama oleh masyarakat setempat mulai dari perencanaan pada awal Ramadhan dan dilanjutkan untuk mencari bambu bahan untuk rakik-rakik.
Setelah itu, merangkai bambu tersebut menjadi rakik-rakik dengan berbagai ornamen secara bergotong royong.

"Nilai satu rakik-rakik bervariasi mulai senilai Rp15 juta sampai Rp30 juta sesuai dengan ornamen dan motif. Dana tersebut berasal dari sumbangan perantau dan masyarakat sekitar," kata Rudi Yudistira.

Sementara Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri mengapresiasi terlaksananya festival rakik ini, karena anak nagari konsisten melaksanakannya setiap tahun.

'Ini bentuk dukungan nyata dari anak nagari terhadap program Pemkab Agam di bidang pariwisata," katanya.

Ia menambahkan, banyak yang dapat dipetik dari pelaksanaan festival tersebut, terutama adanya jiwa kegotong royongan dan kekompakan.

"Rakik bisa berlayar di Danau Maninjau ini, berkat gotong royong dan kekompakan yang terjalin di tengah masyarakat," demikian IrwanFikri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.