Jepang Inginkan Hubungan Stabil dan Konstruktif dengan Tiongkok
📅 Jumat, 21 Apr 2023, 02:55 WIB | Oleh: Tim PenulisTapi kunjungan Kishida itu terjadi tak lama setelah Tokyo mengumumkan bergabung dengan Washington DC dalam pengendalian ekspor atas peralatan semikonduktor, yang dianggap menargetkan Beijing, dan dengan seorang pengusaha Jepang ditahan oleh otoritas Tiongkok atas tuduhan mata-mata.
PM Kishida lalu meminta Tiongkok untuk memastikan transparansi dalam proses peradilan dan mengembalikan warga negara Jepang yang ditahan itu.
Dan dia mengatakan Tiongkok perlu berbuat lebih banyak untuk memastikan lingkungan bisnis yang transparan, dapat diprediksi, dan adil.
"Selain menjamin keselamatan warga negara Jepang, kegiatan bisnis yang sah dari perusahaan Jepang juga harus dipastikan jaminannya," tegas dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tiongkok dan Jepang masing-masing adalah negara ekonomi terbesar kedua dan ketiga di dunia, dan Beijing adalah mitra dagang terbesar Tokyo. Namun penangkapan seorang pria yang bekerja untuk sebuah perusahaan farmasi Jepang, yang dilaporkan memiliki pengalaman bertahun-tahun di Tiongkok, membuat kemitraan bisnis bilateral menjadi renggang.
Dalam sesi wawancara itu PM Kishida juga memperingatkan bahwa stabilitas hubungan AS-Tiongkok sangat penting bagi komunitas internasional.
Jepang, ucap dia, akan meminta Tiongkok untuk memenuhi tanggung jawabnya sebagai kekuatan utama dalam komunitas internasional. AFP/I-1
Sebaiknya Anda baca juga:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!