Harga Minyak Turun Dipicu Kekhawatiran Kenaikan Bunga Acuan The Fed

Kamis, 20 Apr 2023, 14:47 WIB

NEW YORK - Harga minyak kehilangan momentum pertumbuhan dan mengalami penurunan material pada akhir perdagangan Rabu (19/4) waktu New York Amerika Serikat (AS) atau Kamis (20/4) pagi WIB, karena inflasi yang persisten dari Eropa meredam sentimen di tengah penguatan dollar AS menyusul kekhawatiran bahwa kenaikan suku bunga AS dapat mengekang permintaan energi di konsumen utama dunia.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei, merosot 1,70 dollar AS atau 2,10 persen, menjadi menetap di 79,16 dollar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni turun 1,65 dollar AS atau 1,65 persen, menjadi ditutup di 83,12 dollar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Ket. Foto: Anjungan minyak lepas pantai di Huntington Beach, California, Amerika Serikat. — Sumber: ANTARA-REUTERS-Lucy Nicholson

Indeks harmonisasi harga konsumen zona euro pada Maret tumbuh 0,9 persen bulan ke bulan, lebih tinggi dari kenaikan 0,8 persen di bulan sebelumnya, menurut data yang dikeluarkan oleh Eurostat, kantor statistik Uni Eropa, pada Rabu (19/4).

Indeks harga konsumen Inggris pada Maret meningkat 10,1 persen tahun ke tahun, lebih tinggi dari konsensus perkiraan pasar sebesar 9,8 persen.

Inflasi panas dari Eropa dan penguatan dollar AS membebani aset-aset berisiko, dengan harga acuan minyak mentah membukukan posisi terendah, menurut perusahaan konsultan energi AS Ritterbusch & Associates.

Dollar AS yang lebih kuat juga dapat merusak permintaan global minyak karena membuatnya lebih mahal di negara lain. Investor juga kecewa dengan inflasi yang masih tinggi di Eropa dan data ekonomi yang tidak merata di Tiongkok, importir minyak mentah terbesar dunia.

"Harga acuan minyak mentah membukukan ... terendah ... sebagai respons terhadap penguatan dollar AS yang pada gilirannya membebani aset-aset berisiko menyusul beberapa data inflasi panas dari Eropa," kata analis di perusahaan konsultan energi Ritterbusch and Associates.

"Kami masih percaya bahwa pasar terlalu fokus pada sisi penawaran dari penyamaan minyak global setelah pengurangan produksi OPEC dan permintaan minyak dunia secara signifikan lebih lemah daripada yang dirasakan secara luas," kata catatan itu.

Selain itu, stok bensin AS mengalami peningkatan besar sebesar 1,3 juta barel dalam pekan yang berakhir 14 April, meskipun persediaan minyak mentah komersial AS mencatat penurunan lebih besar dari perkiraan sebesar 4,6 juta barel, menurut data yang dikeluarkan oleh Badan Informasi Energi AS pada Rabu (19/4).

Data persediaan mingguan bullish yang dikeluarkan oleh American Petroleum Institute (API) pada Selasa (18/4) malam gagal meningkatkan sentimen pasar.

Bullish di pasar minyak menghadapi tantangan besar karena katalis bullish berdampak pada sentimen, kata catatan penelitian oleh PVM Oil Associates pada Rabu (19/4).

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Wali Kota Bogor Minta Dishub Tuntaskan Penertiban Angkot Usia di Atas 20 Tahun

Wali Kota Pastikan Penataan dan Penertiban Kota Bogor Terus Berlanjut

Hyundai Akhirnya Capai Kesepakatan dengan Buruh Usai Mogok, Gaji Naik dan Bonus 4 Bulan

Wali Kota Tangerang Sebut Kesehatan Anak Investasi Masa Depan

Tim SAR Polda Kalimantan Barat Lakukan Patroli Pembasahan Lahan Terbakar

Kabut Asap Ganggu Sungai Kapuas, Warga Diminta Waspada Kecelakaan

Pemkot: Capaian CKG dan Bulan Imunisasi Anak Sekolah di Kota Tangerang Sentuh 48 Persen

Semarak Kemerdekaan Selama Satu Bulan, Aston Sentul Sukses Gelar “Merdeka Heritage Festival”

Kemenaker Apresiasi Program Gampang Kerja Pemkot Tangerang

Dinkes Tangerang Dorong Penguatan Dukungan ASI Eksklusif untuk Ibu Bekerja

AS Beri Sanksi Ekonomi ke Iran dengan Targetkan Lima Sektor

Kasus Yogi ‘Starlink’ di Mentawai, Menkomdigi Pilih Jalur Pembinaan Ketimbang Pidana

Disperpusip Lebak Sebut Perpustakaan Keliling Tumbuhkan Minat Baca Warga

Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Parimo Percepat Normalisasi Sungai

Produk UMKM Banyumas Raya Dilirik Buyer Afrika hingga AS, Peluang Ekspor Makin Terbuka

PLN Corner Hadir di Festival Musik Lapanada 2026, Kenalkan Beragam Layanan PLN.

Dorong Produktivitas Warga, PLN Mulai Pembangunan Jaringan Listrik Desa di Pedalaman Rote Ndao

Maulid Nabi, Brimob Polda Sumut Bagikan Bantuan Pangan untuk Dhuafa dan Anak Yatim di Medan Tembung

Kinerja Keuangan BTN Juli 2026: Laba Bersih Merekah Rp2,51 Triliun berkat Efisiensi Bebas Bunga

AI Makin Canggih, Bukti Video dan Foto di Pengadilan Kini Jadi Sorotan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.