Alcaraz Penasaran, Zverev Ungkap Hal yang Dipikirkan Saat Raih Gelar US Open
Kamis, 24 Sep 2026, 00:35 WIBLONDON â Alexander Zverev ternyata tidak memikirkan apa pun ketika berdiri di garis belakang lapangan untuk melakukan servis demi gelar US Open di New York awal bulan ini.
Hal tersebut diungkapkan Zverev ketika mendapat pertanyaan langsung dari rival sekaligus rekan setimnya di Team Europe, Carlos Alcaraz, mengenai momen krusial saat ia memastikan gelar Grand Slam pertamanya di Flushing Meadows.
Zverev merebut gelar US Open setelah mengalahkan petenis Amerika Serikat, Ben Shelton, dalam pertandingan empat set.
Namun, momen setelah pukulan terakhir justru menjadi perhatian. Ketika Shelton mengirimkan bola panjang pada championship point, Zverev malah kembali ke baseline seolah-olah pertandingan belum berakhir dan bersiap memainkan poin berikutnya.
Alcaraz pun penasaran dengan apa yang sebenarnya ada di kepala Zverev ketika itu.
âSaya pikir skornya 4-1,â kata Zverev menjawab pertanyaan Alcaraz saat keduanya mempersiapkan diri menghadapi Laver Cup di London, Rabu (23/9).
Zverev kemudian menjelaskan bahwa ia mungkin akan jauh lebih gugup jika situasinya berbeda.
âKalau skornya 5-2, saya pasti akan sangat gugup,â ujarnya.
Namun, ketika benar-benar menghadapi championship point, pikirannya justru kosong.
âTidak ada apa pun di kepala saya. Justru itu yang membantu, Anda tahu? Ketika Anda bodoh, itu membantu,â kata Zverev sambil tertawa.
Alcaraz, yang tersingkir di perempat final US Open, mengaku tidak mengerti apa yang terjadi ketika menyaksikan momen tersebut dari rumah.
âSaya menontonnya di rumah dan saya berpikir, âApa-apaan?ââ ujar petenis Spanyol itu.
Komentar Alcaraz disambut tawa Zverev dan menjadi salah satu momen ringan dalam persiapan Team Europe menghadapi Laver Cup.
Zverev sendiri akhirnya mengangkat trofi US Open untuk pertama kalinya setelah melewati pertandingan yang penuh tekanan melawan Shelton.
Gelar tersebut menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya sekaligus mengakhiri penantian panjangnya untuk meraih gelar Grand Slam.
Setelah persaingan di US Open berakhir, Zverev dan Alcaraz kini kembali menjadi satu tim di Laver Cup. Team Europe akan berusaha merebut kembali trofi setelah kalah dari Team World pada edisi tahun lalu di San Francisco.
Laver Cup 2026 akan berlangsung selama tiga hari mulai Jumat di London.
Selain Zverev dan Alcaraz, Team Europe yang dipimpin kapten Yannick Noah juga diperkuat sejumlah pemain lain, termasuk Casper Ruud, Flavio Cobolli, Jakub Mensik, dan Rafael Jodar.
Sementara itu, Team World berada di bawah komando Andre Agassi dan akan diperkuat Taylor Fritz, Learner Tien, Brandon Nakashima, Alex de Minaur, Alexander Bublik, serta Francisco Cerundolo.
Laver Cup kembali mempertemukan petenis-petenis terbaik Eropa dan dunia dalam format kompetisi beregu yang berlangsung selama tiga hari.
Bagi Zverev, turnamen ini menjadi kesempatan untuk kembali bekerja sama dengan Alcaraz setelah keduanya terlibat dalam persaingan sengit di berbagai turnamen sepanjang musim.
Namun kali ini, keduanya tidak berdiri di sisi berlawanan net. Mereka akan berbagi ruang ganti dan berusaha membawa Team Europe kembali merebut trofi Laver Cup.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Pemkot Banjarmasin Siaga Hadapi Ancaman Lonjakan Penyakit Diare
-
Kota Bima Makin Inovatif! Jumlah Inovasi yang Diajukan ke Kemendagri Melonjak
-
KOSMAK Desak Jampidsus Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri
-
Panglima TNI Hadiri Karnaval Bersatu, Meriahkan Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
-
Financial Wellness Jadi Strategi Baru Perusahaan Menjaga Produktivitas Karyawan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.