Pasar Murah Digelar Pemkab Lombok Tengah untuk Tekan Inflasi Jelang Lebaran
Kamis, 13 Apr 2023, 16:00 WIBLOMBOK TENGAH - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar pasar murah pada 13-14 April 2023 untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok dan menekan laju inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1414 Hijriah.
"Ini untuk mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat hingga lebaran nanti," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah, Suhartono saat meninjau lokasi pasar murah di halaman Kantor Bupati Lombok Tengah, Kamis.
Harga kebutuhan pokok yang dijual dalam pasar murah ini diberikan subsidi 10-15 persen atau harga jual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
Seperti harga minyak gpreng Rp16.000 per kilogram dijual dengan harga Rp13.500 per kilogram, harga gula Rp13.500 per kilogram dijual dengan harga Rp11.500 per kilogram dan harga beras satu paket Rp55.000 dijual Rp47.000.
"Artinya ada potongan harga yang diberikan kepada masyarakat," katanya.
Sedangkan untuk masyarakat yang melakukan pembayaran menggunakan QRIS diberikan potongan lebih besar bila dibandingkan dengan harga pembayaran dengan uang tunai.
"Harga beras Rp55.000 satu paket dijual dengan harga Rp46.000 kalau dibayar menggunakan QRIS," katanya.
Kegiatan pasar murah ini dilaksanakan untuk menekan inflasi dan menstabilkan harga kebutuhan pokok masyarakat selama bulan puasa atau menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah.
"Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, karena kondisi keuangan daerah yang terbatas," katanya.
Pembelian kebutuhan bahan pokok dalam operasi pasar murah ini dibatasi dengan tujuan untuk mengantisipasi adanya pembelian dari para pengusaha atau pengecer, karena harga kebutuhan pokok yang dijual ini lebih murah dari harga normal.
"Pembelian kita batasi dengan menggunakan sistem kupon dan pembayaran QRIS," katanya.
Pemerintah pada awal Ramadhan 1444 juga telah melaksanakan kegiatan bazar Ramadhan degan melibatkan OPD terkait dan para pelaku UMKM.
"Kegiatan itu dilaksanakan selama enam hari," katanya.
- Nusa Tenggara Barat (NTB)
- NTB
- Lombok Tengah
- Harga Eceran Tertinggi (HET)
- Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Bukan di Cappadocia, Intip Tradisi Balon Udara Raksasa 20 Meter yang Hiasi Langit Garut Saat Lebaran
-
Luis Enrique Tabuh Genderang Perang: Akui Bayern Konsisten, Tapi Tegaskan Skuad PSG Tak Terkalahkan
-
Pemprov Jatim Mulai Terapkan Pembatasan Gadget di Sekolah
-
Kabar Baik! Warga DKI Diberi Keringanan Bayar PBB-P2 2026 untuk Periode April-Mei
-
Pemprov Jateng Dorong Pedagang Bakso untuk Naik Kelas
-
Kesiapsiagaan Posko Pemantauan Kualitas Telekomunikasi Jelang Arus Mudik
-
Misteri Satu Abad Terjawab? Sinyal WIMP Ditemukan di Jantung Bimasakti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.