Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Puncak Uang Beredar Terjadi pada Ramadan dan Idul Fitri

📅 Senin, 10 Apr 2023, 08:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Puncak Uang Beredar Terjadi pada Ramadan dan Idul Fitri Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan puncak peredaran uang dalam periode satu tahun terjadi pada momen Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Tahun ini, kebutuhan uang tunai di masyarakat pada Lebaran nanti meningkat.

"Dalam siklus peredaran uang dalam satu tahun, periode Ramadhan adalah puncak peredaran uang, rata- rata 25 persen dalam satu tahun," ujar Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Marlison Hakim di Layanan Penukaran Uang Pecahan Kecil di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (9/4).

BI mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Februari 2023 mencapai sebesar 8.300 triliun rupiah atau tumbuh 7,9 persen year on year (yoy).

Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit (M1) sebesar 6,6 persen yoy, dan perkembangan aktiva dalam negeri bersih yang tumbuh sebesar 8,2 persen yoy.

"BI sudah memperkirakan dalam satu tahun uang yang beredar berapa, kita perkirakan periode mana saja yang puncak peredaran uang ini," ujar Marlison.

Selain itu, dia mengungkapkan periode tertinggi kedua peredaran uang dalam satu tahun terjadi pada momen Natal dan Tahun Baru dengan persentase mencapai 20 persen dari total uang beredar dalam satu tahun.

"Dari jumlah uang yang kita edarkan dalam satu tahun tersebut, kalau Natal dan Tahun Baru (Nataru) rata-rata 20 persen," ujar Marlison.

Guna memenuhi kebutuhan masyarakat pada Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2023 ini, BI menyiapkan uang tunai sebesar 195 triliun rupiah tepatnya periode 27 Maret 2023 hingga 20 April 2023, atau naik 8,22 persen yoy dari realisasi pada 2022.

Marlison menjelaskan kenaikan target dan lokasi layanan tersebut mempertimbangkan situasi setelah pencabutan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), pertumbuhan ekonomi yang semakin baik, serta peningkatan mobilitas masyarakat seiring meningkatnya jumlah pemudik.

BI bekerja sama dengan perbankan menyediakan 5.066 titik layanan penukaran uang pada tahun ini, atau bertambah 377 titik dari 2022.

Kuota Mencukupi

Dalam kesempatan ini, Marlison mengungkapkan BI telah merealisasikan sekitar 85 triliun rupiah atau 44 persen dari target penukaran uang tunai yang telah disiapkan sebanyak 195 triliun rupiah untuk periode Ramadhan dan Idul Fitri 2023.

"Sampai saat ini dari 195 triliun rupiah, yang sudah terealisasi 44 persen sampai Kamis (6/4), atau sekitar 85 triliun rupiah. Sejauh ini kami belum merasa untuk menambah, karena kami proyeksikan sampai mendekati Idul Fitri masih mencukupi," ujar Marlison.

Pihaknya optimistis peredaran uang tunai selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2023 akan mencapai 95 persen dari target, dengan puncak peredaran mendekati keberangkatan pemudik yang bersamaan dengan cairnya Tunjangan Hari Raya (THR).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.