Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

New York Geser London Jadi Pusat Keuangan Global Terkemuka

📅 Kamis, 30 Mar 2023, 09:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
New York Geser London Jadi Pusat Keuangan Global Terkemuka Doc: ANTARA/REUTERS/Athit Perawongmetha
Ket. Orang-orang menikmati cakrawala Manhattan saat matahari terbenam, dari dek observasi Top of the Rock, di Rockefeller Center, di New York, AS, 28 Juni 2022.

LONDON - Kota London tidak lagi menjadi pemimpin di antara pusat-pusat keuangan global setelah New York naik dari posisi kedua ke level yang diduduki ibu kota Inggris itu, karena lebih banyak perusahaan yang tercatat di Amerika Serikat, kata City of London Corporation pada Kamis (29/3).

City, yang mengelola distrik keuangan London, mengatakan dalam survei tahunannya bahwa tolok ukur kinerja pusat keuangan global memberi London skor daya saing keseluruhan sebesar 60, naik dari 59 pada tahun 2022, tetapi New York meningkatkan skornya menjadi 60.

Singapura berada di urutan ketiga dengan skor daya saing 51, diikuti oleh Frankfurt dengan skor 46, Paris dengan skor 43, dan Tokyo dengan skor 35.

The City mengatakan Inggris terus membangun kekuatannya yang telah lama berdiri sebagai pusat penerbitan surat utang internasional, asuransi komersial, dan perdagangan valuta asing terbesar di dunia, dan pusat manajemen aset terbesar kedua.

Tapi jumlah perusahaan internasional yang melakukan pencatatan ataulistingdi London turun, dan sedikit perusahaan global yang memilih untuklistingdi sana, kata City.

Otoritas Perilaku Keuangan Inggris mengisyaratkan perubahan yang diusulkan pada Rabu (29/3) untuk merampingkan aturan pencatatan.

Pejabat sektor keuangan di Inggris telah menyerukan reformasi aturan keuangan yang lebih cepat untuk meningkatkan daya saing kota setelah Brexit mengadu London dengan pusat-pusat Uni Eropa seperti Amsterdam, Paris dan Frankfurt.

New York mengambil alih London pada tahun 2018 untuk menjadi pusat keuangan global teratas dalam survei Z/Yen yang terpisah.

City dijadwalkan pada kuartal ketiga untuk menetapkan rekomendasi cetak biru jangka panjang untuk "memulai" peran London sebagai pusat keuangan global pasca-Brexit pada tahun 2030.

"Inggris tetap menjadi salah satu pusat keuangan paling terbuka dan global dengan akses yang lebih baik ke pasar internasional daripada AS, Prancis, atau Jepang. Namun keunggulan kompetitif kami terancam," kata Chris Hayward, ketua kebijakan di City of London Corporation.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Enam Desa Wisata Ditetapkan...
Ekonomi
Dibayangi Tekanan Eksternal...

Kebakaran di Kebayoran Lama, 150 Jiwa Terdampak

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Kebakaran di Kebayoran Lama...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.