Kabar Gembira, Wisata Pendakian Gunung Rinjani Dibuka Lagi Mulai 1 April
Minggu, 26 Mar 2023, 09:00 WIBMATARAM - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan membuka wisata pendakian Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat mulai 1 April 2023 seiring kondisi cuaca yang sudah membaik.
"Destinasi wisata alam pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani yang sebelumnya ditutup akan dibuka kembali pada 1 April 2023," kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), KLHK, Dedy Asriady, di Mataram, Sabtu (25/3).
KLHK menutup pendakian Gunung Rinjani di Pulau Lombok sejak 1 Januari hingga 31 Maret 2023 karena kondisi cuaca ekstrem yang membahayakan keselamatan jiwa.
Penutupan jalur pendakian juga dalam rangka pemulihan ekosistem di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.
Dedy menyebutkan destinasi wisata pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani yang dibuka meliputi jalur wisata pendakian Senaru dan Torean di Kabupaten Lombok Utara. Selain itu, jalur pendakian Sembalun, Timbanuh, dan Tetebatu di Kabupaten Lombok Timur, serta jalur pendakian Aik Berik di Kabupaten Lombok Tengah.
Bagi pengunjung yang akan melakukan kegiatan pendakian bisa melakukan registrasi atau pemesanan secara daring (booking online) melalui aplikasi eRinjani mulai 27 Maret 2023.
"Registrasi kunjungan wisata alam pendakian Gunung Rinjani bisa dilakukan mulai pukul 05.00 hingga 20.00 Wita," ujarnya.
Selain wisata alam pendakian, kata dia, pihaknya juga akan membuka kembali dua destinasi wisata alam non pendakian yang sebelumnya juga ditutup akibat kondisi cuaca ekstrem.
Pada waktu yang sama, juga akan dibuka satu destinasi wisata alam non pendakian baru, yakni Air Terjun Tiu Ngumbak di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara.
Dedy menyebutkan kuota kunjungan wisata alam Taman Nasional Gunung Rinjani diberlakukan sebesar 100 persen dari kuota kunjungan normal dengan durasi pendakian selama empat hari tiga malam.
"Semua aktivitas wisata alam pendakian dan non pendakian menerapkan disiplin panduan umum dan mengikuti revisi standar operasional prosedur," ucapnya.
Data BTNGR tercatat jumlah wisatawan yang melakukan pendakian Gunung Rinjani periode Maret-Desember 2022 sebanyak 55.348 orang, terdiri atas wisatawan nusantara sebanyak 45.390 orang dan wisatawan mancanegara sebanyak 9.958 orang.
Jumlah pendaki pada 2022 mengalami peningkatan dibandingkan periode April-Desember 2021 sebanyak 39.226 orang, terdiri atas terdiri atas wisatawan nusantara sebanyak 38.785 orang dan wisatawan mancanegara sebanyak 441 orang.
- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)
- Wisata Alam
- Pendaki Gunung
- Pendakian
- Taman Nasional Gunung Rinjani
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo Nilai Kemitraan Asean Plus Three, China, Jepang, Korsel Semakin Kuat
-
Update Keamanan Papua Tengah: Satgas Damai Cartenz Pastikan Idul Fitri 1447 H Berjalan Kondusif
-
PGN Dorong Hilirisasi Gas Bumi, Tingkatkan Manfaat Gas Bumi Jadi Barang Bernilai Tinggi
-
Malam Penuh Cinta dan Nostalgia, Konser Babyface Guncang Jakarta Lewat Lagu-Lagu Legendaris
-
Beberapa Pengalaman Tak Terlupakan saat Liburan Keluarga di Perth, Apa Saja?
-
Info Mudik Lebaran 2026: PT Pelni Siapkan 15 Armada Kapal untuk Wilayah Jawa Timur
-
Salju Ganggu Perjalanan di Prancis, Inggris, dan Belanda
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.