Cuaca Buruk di Bandara Soekarno-Hatta, Petugas Respons Cepat
Senin, 06 Apr 2026, 17:51 WIBTANGERANG â PT Angkasa Pura Indonesia menginformasikan bahwa pada 6 April 2026 terjadi hujan lebat dengan intensitas tinggi yang disertai potensi windshear pada siang hari ini di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.Â
Kondisi tersebut berdampak pada sejumlah pergerakan penerbangan, khususnya pada fase pendaratan.
Memperhatikan faktor keselamatan menyusul curah hujan intensitas tinggi, berdasarkan data dari Airport Operation Control Center (AOCC) tercatat sebanyak 12 penerbangan dialihkan (divert) ke bandara lain, 14 penerbangan melakukan prosedur holding, 13 penerbangan melakukan go around, serta 1 penerbangan kembali ke apron (Return to Apron/RTA)
Keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional. Koordinasi intensif terus dilakukan bersama AirNav Indonesia, maskapai, serta seluruh stakeholder terkait guna memastikan operasional penerbangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali di tengah kondisi cuaca yang kurang kondusif.
Di sisi lain, seluruh fasilitas sisi udara seperti runway, taxiway, dan apron dipastikan berada dalam kondisi baik dan tetap dapat beroperasi secara normal tanpa adanya genangan yang mengganggu pergerakan pesawat.
Cuaca ekstrem ini juga berdampak adanya gangguan di satu titik atap area Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3.Â
âKondisi gangguan di satu titik atap tersebut berlangsung kurang lebih selama 5 menit. Petugas operasional bandara langsung melakukan penanganan, termasuk pembersihan dan pembatasan area terdampak, sehingga kondisi dapat segera dikendalikan. Saat ini area tersebut dalam kondisi bersih dan situasi telah kembali kondusif, dengan operasional bandara tetap berjalan lancar,â ujar Assistant Deputy Communication & Legal
KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/4).Â
Personel bandara selama 24 jam melakukan pengawasan terhadap seluruh fasilitas termasuk infrastruktur bangunan, sehingga ketika melihat adanya kemungkinan gangguan maka area sekitar akan disterilisasi dari penumpang pesawat dan pekerja di bandara untuk meminimalisir dampak yang ada.Â
Sebagai langkah antisipasi, pengguna jasa bandara diimbau untuk selalu memantau perkembangan informasi jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai maupun layar informasi di bandara, serta datang lebih awal guna mengantisipasi kemungkinan adanya penyesuaian jadwal akibat kondisi cuaca.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Kemenhub Ungkap Tingkat Kepatuhan Angkutan Barang Capai 75 Persen
-
Ekspansi Bisnis Berkelanjutan, Krom Bank Tahan Laba 2025 untuk Perkuat Modal
-
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Teheran Tutup Selat Hormuz
-
Piala Dunia, Hujan Deras Membuat Laga Seru Prancis dan Irak Harus Ditunda
-
24 Regu Mengikuti Lomba Cabang Musabaqah Syarhil Quran di MTQ ke XXXI Sulteng
-
24 Ribu Hektar Lahan di Jawa Siap Dukung Program PLTS 100 GW
-
Cuaca Buruk, FIFA Fan Village New York Ditutup
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.