Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Perbatasan Serahkan Senjata Api Ilegal ke Pamtas RI-Malaysia

📅 Sabtu, 25 Mar 2023, 18:05 WIB | Oleh:
Warga Perbatasan Serahkan Senjata Api Ilegal ke Pamtas RI-Malaysia Doc: ANTARA/Teofilusianto Timotius
Ket. Penyerahan senjata api rakitan ilegal dari warga kepada Satgas Pamtas Yonarmed Trk Bogani di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia, wilayah Kapuas Hulu dan Sintang Provinsi Kalimantan Barat. ANTARA/HO-Yonarmed Trk Bogani.

KAPUAS HULU - Warga di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia menyerahkan dua pucuk senjata api rakitan ilegal ke Satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) Yonarmed 19/105 Trk Bogani untuk diserahkan ke negara.

"Warga dengan suka rela menyerahkan dua pucuk senjata api ilegal karena menyadari bahaya kepemilikan senjata api secara ilegal," kata Komandan Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani Letkol Arm Edi Yulian Budiargo, kepada ANTARA, di Badau Kapuas Hulu, Sabtu (25/3).

Disampaikan Edi, dua pucuk senjata api rakitan ilegal itu diserahkan oleh warga binaan Pos Langgau dua Desa Sungai Antu, Kecamatan Puring Kencana Kabupaten Kapuas Hulu dan di Pos Muakan Desa Muakan Petinggi, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang.

Menurutnya, penyerahan senjata api ilegal itu pun merupakan hasil komunikasi sosial atau sosialisasi dengan cara pendekatan kepada masyarakat yang dilakukan oleh prajurit Satgas Pamtas Yonarmed Trk Bogani.

Dikatakan Edi, pola-pola pendekatan dan memberikan pemahaman tentang bahaya menyimpan dan memiliki senjata api ilegal akhirnya menyadarkan masyarakat dengan secara suka rela menyerahkan senjata tersebut kepada negara melalui Satgas Pamtas Yonarmed Trk Bogani.

"Masyarakat menyadari senjata ilegal itu bertentangan dengan undang-undang dan dapat membahayakan nyawa baik diri sendiri maupun orang lain apabila disalahgunakan," katanya.

Dijelaskan Edi, kepemilikan senjata api rakitan di daerah perbatasan pada umumnya dulu digunakan masyarakat untuk berburu hewan di hutan serta digunakan untuk menjaga lahan pertanian seperti ladang dan kebun.

Dia mengatakan pihaknya akan terus memberikan pemahaman dan pendekatan kepada masyarakat tentang bahaya kepemilikan senjata api rakitan ilegal.

"Semoga masih ada masyarakat yang dengan suka rela menyerahkan senjata api rakitan ilegal kepada negara," harap Edi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.