Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Atasi Kekerdilan Anak, Dinkes Sulbar Arahkan Program Kesehatan Cegah Stunting

📅 Selasa, 21 Mar 2023, 02:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Atasi Kekerdilan Anak, Dinkes Sulbar Arahkan Program Kesehatan Cegah Stunting Doc: ANTARA Foto/ M Faisal Hanapi
Ket. Kepala Dinkes Sulbar, Asran Masdy mengatakan, terdapat sejumlah program kesehatan yang dijalankan Dinkes Sulbar untuk diarahhkan mencegah stunting di Mamuju, Senin (20/3/2023).

Mamuju - Perkuat Atasi Kekerdilan anak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengarahkan sejumlah program kesehatan yang dikelolanya pada 2023 untuk mencegah stunting.

"Dinkes Sulbar tidak mengelola anggaran untuk pencegahan stunting, sehingga dilakukan pencegahan stunting dengan memanfaatkan program kesehatan yang dijalankan Dinkes Sulbar menggunakan anggaran rutin yang dimiliki," kataKepala Dinkes Sulbar, Asran Masdy di Mamuju, Senin.

Ia mengatakan, program pencegahan stunting di Sulbar dilaksanakan melalui program kesehatan, karena tidak ada anggaran khusus untuk pencegahan stunting.

Ia menyebutkan, program kesehatan untuk mencegah stunting di Sulbar diantaranya adalah program pelayanan kesehatan gizi ibu dan anak, maupun, penanggulangan penyakit menular.

Pelayanan kesehatan gizi ibu dan anak berkelanjutan dilaksanakan melalui penyelamatan 1000 hari pertama kehidupan (HPK), 1000 HPK adalah fase kehidupan, yang dimulai sejak terbentuknya janin pada saat kehamilan mencapai 270 hari, sampai dengan anak berusia dua tahun atau selama 730 hari.

"Peningkatan pelayanan kesehatan gizi ibu dan anak, melalui penyelamatan 1000 HPK sangat penting dilaksanakan, agar tidak terjadi masalah gizi kronis, pemberian nutrisi yang baik sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan buah hati selama 1.000 HPK," katanya.

Menurut dia, Dinkes Sulbar melaksanakan program kesehatan melalui program "Masilambi" yang tujuannya untuk menurunkan angka penurunan stunting di Provinsi Sulbar tersebut.

"Program Masilambi merupakan upaya terobosan yang terstruktur, sistematis dan masif untuk menekan angka stunting di Sulbar," katanya.

Ia menyampaikan, pemerintah di Sulbar terus berupaya menggalakkan sejumlah program kesehatan untuk melakukan intervensi menurunkan angka prevalensi stunting di Sulbar sesuai arahan penjabat Gubernur Sulbar, Akmal Malik.

Stunting di Sulbar masih mencapai 33,8 persen berdasarkan hasil studi status gizi (SDGI) dengan kabupaten dengan prevalensi stunting tertinggi yakni Kabupaten Polman mencapai 36 persen kemudian disusul Kabupaten Majene 35,7 persen

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.