- Home
-
- Luar Negeri
-
- IAEA: 2,5 Ton Uranium Hila...
IAEA: 2,5 Ton Uranium Hilang dari Situs di Libya
Kamis, 16 Mar 2023, 10:20 WIBVIENNA - Badan nuklir PBB mengatakan pada Rabu (15/3), sekitar 2,5 ton uranium alam telah hilang dari sebuah situs di Libya.
Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi mengatakan kepada negara-negara anggotanya bahwa 10 drum berisi konsentrat bijih uranium "tidak ada seperti yang dinyatakan sebelumnya" di lokasi di Libya.
IAEA akan melakukan kegiatan lebih lanjut "untuk mengklarifikasi keadaan penghilangan bahan nuklir dan lokasinya saat ini", katanya dalam sebuah pernyataan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut di situs tersebut.
Libya pada 2003 telah meninggalkan program untuk mengembangkan senjata nuklir di bawah mantan diktator Muammar Kadhafi yang lama berkuasa.
Negara Afrika Utara itu terperosok dalam krisis politik sejak jatuhnya Gaddafi pada 2011, dengan pembentukan sejumlah milisi menentang aliansi-aliansi yang didukung kekuatan asing.
Negara itu tetap terbagi antara pemerintah sementara di ibu kota Tripoli di barat, dan satu lagi di timur yang didukung oleh orang kuat militer Khalifa Haftar.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Arema Resmi Dapat Amunisi Baru, Persija Pinjamkan Mauro Zijlstra ke Kanjuruhan
-
Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3
-
Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace
-
Jangan Jadi Komplek Perumahan! Guru Besar Unram Soroti Rekonstruksi Kampung Adat Sade
-
Hari Jadi Karawang, Karangan Bunga Diganti dengan Bibit Pohon
-
Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan
-
Perkembangan IHK periode Agustus 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.