Harga Emas Naik Dipicu Kekhawatiran Sektor Perbankan
Kamis, 16 Mar 2023, 11:33 WIBCHICAGO - Harga emas menguat pada akhir perdagangan Rabu (15/3) atau Kamis pagi WIB, bangkit kembali setelah setelah jatuh dari level tertinggi enam minggu di sesi sebelumnya, karena kekhawatiran atas krisis perbankan tetap bertahan dan data inflasi AS yang beragam membuat beberapa ketidakpastian atas sikap Federal Reserve pada kebijakan moneter.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, terangkat 20,40 dolar AS atau 1,07 persen menjadi ditutup pada 1.931,30 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh tertinggi sesi di 1.942,50 dolar AS dan terendah di 1.889,50 dolar AS
Emas berjangka tergelincir 5,60 dolar AS atau 0,29 persen menjadi 1.910,90 dolar AS pada Selasa (14/3), setelah melambung 49,30 dolar AS atau 2,64 persen menjadi 1.916,50 dolar AS pada Senin (13/3), dan melonjak 32,60 dolar AS atau 1,78 persen menjadi 1.867,20 dolar AS pada Jumat (10/3).
Menyusul kegagalan beberapa bank regional di Amerika Serikat, saham Credit Suisse anjlok lebih dari 20 persen selama jam perdagangan, memicu kembali kekhawatiran tentang penularan sektor perbankan AS yang mendunia.
Kekhawatiran gejolak perbankan global meningkat, mendorong investor untuk mengantisipasi perubahan kebijakan dari Federal Reserve, yang mendukung emas.
Data ekonomi yang dirilis pada Rabu (15/3) beragam. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa indeks harga produsen AS yang disesuaikan secara musiman untuk permintaan akhir turun 0,1 persen pada Februari, berlawanan dengan ekspektasi pasar akan kenaikan sebesar 0,3 persen.
Indeks kondisi bisnis Empire State Fed New York, ukuran aktivitas manufaktur di negara bagian, turun 18,8 poin menjadi negatif 24,6 pada Maret, padahal para ekonom memperkirakan pembacaan negatif 5,0.
Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan ritel AS turun 0,4 persen menjadi 698 miliar dolar AS pada Februari, turun dari angka revisi 701 miliar dolar sebulan sebelumnya.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 15,80 sen atau 0,72 persen, menjadi ditutup pada 21,882 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April melemah 27 dolar AS atau 2,71 persen, menjadi menetap pada 970,30 dolar AS per ounce.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Enlit Asia-Electricity Connect jadi platform percepat transisi energi di ASEAN
-
Ekspor Daun Kratom dari Kukar Tembus Ratusan Ton Tiap Bulan
-
Harga Emas di Pegadaian Pagi Ini: UBS Rp2.892.000, Antam Rp2.954.000, Galeri24 Rp2.833.000 per Gram
-
PT KAI: Volume Penumpang Kereta Api Yogyakarta-Solo-Madiun Tumbuh Pesat
-
Harga Emas di Pegadaian Pagi Ini Kompak Turun, Cek Daftar Harga Terkini!
-
Tim SAR Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas di Pantai Savaya
-
Film “Ghost In The Cell” Raup 560.307 Orang Penonton pada Hari ke-3 Penanyangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.