Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenkop UKM Sebut Indonesia Ingin Cetak Satu Juta Pengusaha Muda di 2024

📅 Rabu, 15 Mar 2023, 16:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkop UKM Sebut Indonesia Ingin Cetak Satu Juta Pengusaha Muda di 2024 Doc: antarafoto
Ket. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (15/3).

MALANG - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) menyatakan keinginnya untuk mencetak satu juta pengusaha muda mapan hingga akhir tahun 2024.

"Penciptaan pengusaha muda mapan dengan bekerja sama sejumlah inkubator bisnis di berbagai perguruan tinggi.

Pengusaha-pengusaha baru dari kalangan anak-anak muda khususnya para mahasiswa, " kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (15/3).

"Untuk saat ini, yang kami sasar adalah para pengusaha dari kalangan perguruan tinggi. Kami bekerja sama dengan inkubator bisnis pada sejumlah kampus," kata Teten.

Teten menjelaskan, salah satu kerja sama yang dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM tersebut adalah dengan Universitas Merdeka Malang. Pemerintah ingin menyiapkan para pelaku UMKM yang mempunyai bisnis model inovatif dan memiliki produk kompetitif.

Menurutnya, kerja sama dengan inkubator bisnis pada kampus-kampus yang ada di Indonesia tersebut, akan menjaring para mahasiswa yang sudah memiliki usaha dan ide inovatif untuk memulai bisnis.

"Kami bekerja sama dengan inkubator di kampus untuk menyiapkan mahasiswa yang sudah mulai punya usaha dan punya ide untuk berbisnis," katanya.

Ia menambahkan, para mahasiswa yang sudah mulai memiliki usaha tersebut akan diberikan pendampingan oleh Kementerian Koperasi dan UKM untuk mengembangkan potensi bisnis yang ada, termasuk hingga pengurusan izin usaha.

Kemudian, lanjutnya, selain memberikan pendampingan untuk mengembangkan potensi tersebut, pemerintah juga akan membuka akses pembiayaan termasuk juga memberikan peluang untuk perluasan akses pasar.

"Dengan cara ini kita bisa menyiapkan pelaku UMKM baru yang punya bisnis model inovatif, dan produknya juga kompetitif. Supaya ada evolusi di UMKM kita," ujarnya.

Menurutnya, para pelaku UMKM yang ada saat ini harus mampu memproduksi produk inovatif agar mampu bersaing dengan barang-barang yang berasal dari luar negeri, mengingat saat ini pada sektor e-commerce masih didominasi produk buatan asing.

"Ini tantangan bagi pelaku UMKM di dalam negeri supaya ada peningkatan kualitas produk," katanya.

Ia menilai, saat ini banyak ide-ide bisnis yang cukup bagus yang digagas oleh para calon pengusaha muda di dalam negeri. Namun, diakuinya memang masih ada sejumlah tantangan seperti akses pembiayaan untuk pengembangan bisnis dan kapasitasnya.

"Saya kira banyak yang tinggal mengembangkan bisnisnya, tetapi ada juga yang produknya kurang inovatif jadi pasarnya masih kecil. Ini perlu diarahkan untuk membidik produk yang pasarnya cukup luas dan kuat," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Sentimen The Fed Masih Domi...
Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.