Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jokowi Resmikan Sentra Penggilingan Padi Modern di Sragen

📅 Sabtu, 11 Mar 2023, 14:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jokowi Resmikan Sentra Penggilingan Padi Modern di Sragen Doc: ANTARA/Bambang Dwi Marwoto
Ket. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) (tiga dari kanan) didampingi Dirut Perum Bulog Budi Waseso (dua dari kanan), Kepala Bapanas Arief Prasetyo (empat dari kanan) saat meresmikan Sentra Penggilingan Padi Modern atau MRMP milik Perum Bulog di Desa Karangmalang Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (11/3/2023).

SRAGEN - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Sentra Penggilingan Padi Modern atau Modern Rice Milling Plant (MRMP) milik Perum Bulog di Desa Karangmalang Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (11/3).

Presiden dalam kunjungan kerja ke Sentra Penggilingan Padi Modern Bulog di Sragen tersebut didampingi Mensekneg Pratikno, Dirut Perum Bulog Budi Waseso, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Presiden menyampaikan mengenai Sentra Penggilingan Padi modern di Sragen milik Bulog, sudah mulai beroperasi. Tidak hanya di Sragen saja, tetapi juga di tujuh lokasi yang telah beroperasi yakni di Subang, Kendal, Kerawang, Lampung, Bojosegoro, Magetan, dan terakhir di Sragen ini.

Sentra penggilingan padi ini, kata Presiden, akan memperkuat kekuatan Bulog dalam penyerap gabah yang ada pada petani dengan kapasitas yang sangat besar.

Oleh karena itu, Presiden meminta Dirut Perum Bulog agar menyerap gabah yang ada di petani sebanyak-banyaknya dengan harga gabah kering panen (GKP) akan ditentukan oleh Kepala Bapanas.

"Kita ingin harga gabah di petani itu, wajar, harga di pedagang juga wajar, sehingga dapat untung semua serta harga konsumen atau harga di masyarakat juga pada posisi yang wajar," kata Presiden.

Menurut Presiden menjaga keseimbangan harga ini, tidak gampang. Untuk itu, Presiden memerintahkan Bulog untuk siap menyerap dengan angka 2,4 juta ton beras sehingga akan membawa stabilitas harga lebih baik.

Sementara itu, Dirut Perum Bulog Budi Waseso menjelaskan Bulog dalam menyerap gabah petani akan mengikuti harga pasar. Jadi Bulog sekarang tidak mengikuti harga pembelian pemerintah (HPP) tetapi mengikuti harga pasar.

"Jika harga beras dijual Rp5.700 per kg atau Rp5.500 per kg akan dibeli sesuai harga pasar yang diserap dari banyak wilayah. Hal ini, intinya sampai ada keputusan harga dari BPN disikapi dengan seperti itu," kata Budi Waseso.

Bulog akan menyerap sebanyak mungkin dan pokoknya intinya pada kesempatan membeli sesuai dengan kemampuan Bulog masuk hitungan sesuai produksinya akan diambil.

Dia mengatakan Perum Bulog yang membangun infrastruktur sentra penggilingan padi modern atau MRMP di Sragen dengan menambah rata-rata kemampuan 120 ton GKP per hari mudah-mudahan dari tujuh MRMP ini, setiap harinya pengadaan bisa maksimal.

"Bulog kemampuan serap di gudangnya sekitar 3,6 juta ton. Bulog mendapat tugas harus menyerap cadangan beras 2,4 juta ton tahun ini. Sekitar 70 persen dari 2,4 juta ton dapat diserap pada masa panen raya. Artinya, Bulog harus bisa menyerap masa panen ini, sekitar 1,5 juta ton dan sisanya 30 persen pada saat panen gaduh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.