Gubernur Bali Raih Penghargaan Atas Pelestarian Bahasa Daerah

Minggu, 19 Feb 2023, 18:03 WIB

Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meraih penghargaan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) atas kontribusinya dalam pelestarian bahasa daerah.

Berdasarkan siaran humas Pemprov Bali yang diterima di Denpasar, Minggu, penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Nadiem Anwar Makarim karena Wayan Koster dinilai sangat mendukung program ini dalam kepemimpinannya.

"Dalam kepemimpinan di Pemprov Bali dinilai sangat mendukung, memiliki kerja sama, dan kontribusi di dalam menyukseskan program pelestarian bahasa daerah dalam platform Merdeka Belajar Episode Ke-17, serta memiliki komitmen di dalam merevitalisasi bahasa daerah pada tahun 2022," kata Koster.

Orang nomor satu di Pemprov Bali itu juga menyebut kontribusinya dalam pelestarian bahasa daerah sesungguhnya telah tertuang dalam kebijakan Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Pelindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali serta penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali.

"Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali selama 1 bulan setiap tahun dan saat ini sudah memasuki Bulan Bahasa Bali ke-V. Berbagai kegiatan dalam rangkaian Bulan Bahasa Bali yaitu Utsawa (festival), Wimbakara (lomba), Krialoka (workshop)," sebut Gubernur Koster.

Selain itu, selama Bulan Bahasa Bali juga digelar Reka Aksara (pameran) buku, Widyatula (seminar), Konservasi Lontar, dan Penganugerahan Bali Kerthi Nugraha Mahottama kepada tokoh yang berjasa di bidang bahasa, aksara dan sastra Bali.

Selain perayaan Bulan Bahasa Bali, upaya Gubernur asal Buleleng itu terlihat dari diluncurkannya keyboard aksara Bali pada Hari Suci Tumpek Landep tahun 2021 lalu.

"Dengan memasukkan program keyboard aksara Bali ke Laboratorium Praktik Aksara Bali yang tersebar di sekolah-sekolah, sehingga para guru dan siswa akan lebih mudah melaksanakan pembelajaran aksara Bali," katanya.

Di Pulau Dewata, penggunaan aksara Bali juga diwajibkan ada di atas huruf latin sebuah tempat persembahyangan umat Hindu, lembaga adat, prasasti peresmian, gedung, lembaga pemerintahan, lembaga swasta, jalan, sarana pariwisata, dan fasilitas umum lainnya.

Lebih jauh, kata dia, bahkan dalam rangka pelestarian bahasa daerah, penggunaan aksara Bali juga ditempatkan di kemasan produk lokal Bali.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.