Waduh! Lebih dari 20% Karyawan Yahoo Bakal Kena PHK Massal
Jumat, 10 Feb 2023, 08:37 WIBNEW YORK - Yahoo mengatakan pada Kamis (9/2) bahwa pihaknya berencana untuk memberhentikan lebih dari 20 persen dari total tenaga kerjanya sebagai bagian dari restrukturisasi besar-besaran divisi teknologi iklannya.
Pemangkasan akan berdampak pada hampir 50 persen karyawan teknologi iklan Yahoo pada akhir tahun ini, termasuk hampir 1.000 karyawan minggu ini, kata perusahaan itu.
Yahoo, yang dimiliki oleh perusahaan private equity Apollo Global Management sejak pembelian 5 miliar dolar AS pada tahun 2021, menambahkan bahwa langkah tersebut akan memungkinkan perusahaan untuk mempersempit fokus dan investasinya pada bisnis iklan andalannya yang disebut DSP, atau platform sisi permintaan.
Ini terjadi karena banyak pengiklan telah mengurangi anggaran pemasaran mereka sebagai tanggapan atas tingkat inflasi yang tinggi dan ketidakpastian yang terus berlanjut tentang resesi.
Serangkaian perusahaan AS dari Goldman Sachs Group Inc hingga Alphabet Inc juga telah memberhentikan ribuan karyawan mereka tahun ini untuk mengatasi penurunan permintaan akibat inflasi tinggi dan kenaikan suku bunga.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
PHK Massal di Michelin, Irma Suryani Desak Pemerintah Turun Tangan, Minta Diskresi Pajak dan Stimulus Darurat
-
BI: Cadangan Devisa Desember 2025 Bertambah Jadi 156,5 Miliar Dollar AS
-
Menkop Dorong Koperasi Desa Jadi Alternatif Kerja Generasi Muda
-
Sulbar Susun Langkah Strategis Sektor Kelautan dan Perikanan lewat Konsep Ekonomi Biru
-
Antisipasi PHK Massal PPPK, Legilastor Minta Pemerintah Longgarkan Kebijakan Alokasi Belanja Pegawai
-
Mengejutkan, ada 70 Jalur Tikus di Kalbar Tembus Malaysia
-
AS Konfirmasi Penjualan Rudal Udara US$700 ke Taiwan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.