- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS Konfirmasi Penjualan Ru...
AS Konfirmasi Penjualan Rudal Udara US$700 ke Taiwan
Kamis, 20 Nov 2025, 01:00 WIBTAIPEI -Amerika Serikat (AS) mengonfirmasi pada Selasa (18/11), penjualan sistem rudal canggih senilai hampir 700 juta dollar AS kepada Taiwan sistem yang telah teruji dalam pertempuran di Ukraina. Paket tersebut menjadi penjualan senjata kedua dalam sepekan, sehingga total bantuan pertahanan mencapai 1 miliar dollar AS, sekaligus menegaskan kembali dukungan Washington untuk Taipei.
Seperti dikutip dari Channel NewsAsia, di kawasan Indo-Pasifik, hanya Australia dan Indonesia yang saat ini mengoperasikan sistem tersebut. Tahun lalu, AS menyatakan bahwa Taiwan akan menerima tiga unit sebagai bagian dari paket penjualan senjata senilai US$2 miliar.
Sistem pertahanan udara jarak menengah National Advanced Surface-to-Air Missile System (NASAMS), yang dikembangkan oleh RTX, merupakan jenis persenjataan baru bagi Taiwan.
Pentagon menyatakan bahwa perusahaan tersebut telah menerima kontrak firm fixed-price untuk pengadaan unit NASAMS, dengan pengerjaan diperkirakan selesai pada Februari 2031.
âDana penjualan militer asing tahun fiskal 2026 (Taiwan) sebesar US$698.948.760 telah dialokasikan,â demikian pernyataan Pentagon pada Senin (17 Nov).
RTX belum memberikan komentar atas permintaan tanggapan.
Digunakan di Ukraina untuk mempertahankan wilayahnya dari invasi Russia, sistem NASAMS menawarkan peningkatan signifikan dalam kemampuan pertahanan udara kemampuan yang kini diekspor AS ke Taiwan seiring meningkatnya permintaan global.
âHarus jelas hari ini dan akan tetap jelas di masa mendatang bahwa komitmen Amerika terhadap Taiwan bersifat kokoh,â ujar Raymond Greene, duta besar de facto AS di Taipei, dalam acara Kamar Dagang Amerika di Taiwan pada Selasa.
âKami membuktikan kata-kata itu dengan tindakan, fokus pada mendukung upaya Taiwan mencapai perdamaian melalui kekuatan. Hal ini paling terlihat dari meningkatnya kerja sama industri pertahanan kami.â
Persetujuan AS pada Kamis lalu terkait penjualan suku cadang jet tempur dan pesawat lainnya senilai 330 juta dollar AS merupakan transaksi pertama sejak Presiden Trump menjabat pada Januari, yang disambut baik Taipei namun memicu kemarahan Beijing.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Bupati Sleman: MTQ Bukan Sekadar Prestasi, tapi Jalan Mendekatkan Diri kepada Ilahi
-
Tesla Akhirnya Hadir di India, Pasar Sudah Padat dan Tantangan Menanti
-
Mudik Gratis DKI 2026 Dibuka: Link Pendaftaran, Syarat, dan Daftar 20 Kota Tujuan
-
BNPB Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa dalam Erupsi Gunung Lewotobi
-
Pemkab Batang Gelar Festival Lentera hingga 1 Januari Sambut Tahun 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.