Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Psikolog Menilai 'Childfree' adalah Sebuah Pilihan

📅 Jumat, 10 Feb 2023, 21:18 WIB | Oleh:
Psikolog Menilai 'Childfree' adalah Sebuah Pilihan Doc: ANTARA/Pixabay
Ket. Ilustrasi berbincang dengan pasangan.

JAKARTA - Psikolog anak dan keluarga Rosdiana Setyaningrum, M.Psi, MHPEd memandang bahwa pasangan atau seseorang yang memutuskan untuk tidak memiliki anak atau childfree merupakan sebuah pilihan dan setiap individu mempunyai beragam alasan yang melatarbelakanginya.

Rosdianasaat dihubungi ANTARA, Jumat, menilai ada berbagai alasan yang melatarbelakangi seseorang untukchildfree. Alasan itu pun bisa berbeda antara satu orang dengan yang lainnya.

"Orang kan suka bilang, 'Mungkin dia masa kecilnya trauma'. Kalau menurut saya, belum tentu, ya. Banyak juga, kok, orang-orang yang trauma terus malah punya anak," kata Rosdiana,yang menempuh pendidikan strata satu psikologi di Universitas Indonesia.

Rosdiana mencontohkan, bagiorang yang berjiwa bebas dan senang bepergian, dia mungkin akan menimbang berkali-kali sebab jika memiliki anak dia tidak akan begitu leluasa dan tentu harus mengemban tanggung jawab untuk mengurus anak.

Contoh lainnya seseorang mungkin memiliki pengalaman yang tidak menyenangkan ketika masih kecil dan merasa lebih baik untuk tidak memiliki anak setelah menikah. Ada juga orang yang menyadari bahwa dia belum siap untuk memiliki anak, baik dari segi materi, fisik, maupun mental.

Jika seseorang memang belum siap memiliki anak, Rosdianamenilai alangkah baik ketika dia mengaku tidak siap dan memutuskan untuk sementara waktu tidak punya anak.

Sebelum seseorang masuk ke jenjang pernikahan, psikolog itu mengingatkan pentingnya untuk mendiskusikan berbagai perencanaan di masa depan dengan calon pasangan hidup, termasuk keputusan apakah ingin memiliki anak atau tidak.

Terlepas memilih punya atau tidak punya anak, Rosdiana menambahkan penting juga untuk tetap membicarakan rencana jangka panjang lainnya dengan pasangan dan keluarga, termasuk rencana keuangan, asuransi hingga persiapan jika pensiun.

"Baik mau menikah dengan anak ataupun tidak dengan anak, kita itu (orang tua) sudah harus memikirkan kalau kita tua mau bagaimana," kata Rosdiana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.