Jelang Pemilu 2024, Jokowi Minta Media Objektif dan Tak Tergelincir Polarisasi
Kamis, 09 Feb 2023, 11:50 WIBPresiden Joko Widodo (Jokowi) meminta media massa untuk tetap objektif dan tak tergelincir polarisasi mengingat memasuki tahun politik. Hal tersebut disampaikan Jokowi mengingat Indonesia memasuki tahun politik terutama jelang Pemilu 2024.
"Memasuki tahun politik, media massa harus tetap berpegang teguh pada idealisme, bersikap objektif, dan tidak tergelincir dalam polarisasi," kata Jokowi, dalam sambutannya di Peringatan Hari Pers Nasional 2023 di Gedung Serbaguna Pemprov Sumatera Utara Kabupaten Deli Serdang, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (9/2).
Jokowi menambahkan, media massa mendorong pelaksanaan Pemilu 2024 supaya berjalan jujur dan adil, serta meneguhkan persatuan Indonesia.
"Media massa harus tetap menjadi pilar demokrasi yang keempat dan menjadi referensi utama masyarakat dalam mendapatkan informasi," ucapnya.
Lebih lanjut, Jokowi juga berbicara peran penting media mainstream di Tanah Air. Menurutnya, media mainstream dibutuhkan untuk mnejadi rumah penjernih informasi atau clearing house of information.
"Insan media arus utama, media mainstream justru sangat dibutuhkan untuk menjadi 'rumah penjernih informasi'. Penting sekali menjadi clearing house of information," ujar Jokowi.
"Menyajikan informasi yang terverifikasi dan menjalankan peran sebagai communication of hope yang memberi harapan bagi kita semua," lanjutnya.
Peran media arus utama, lanjutnya, saat ini semakin penting untuk melakukan amplifikasi kebenaran dan menyingkap fakta.
"Terutama di tengah keganasan post-truth, pasca-fakta dan pasca-kebenaran. Media arus utama diharapkan mampu menjaga dan mempertahankan misinya untuk mencari kebenaran, searching the truth dan membangun optimisme," tutur Jokowi.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo Gelar Pertemuan Empat Mata dengan Jokowi di Kertanegara, Istana Ungkap Hal Ini
-
Sri Mulyani Lengser Jadi Menteri Keuangan! Jejak Panjang Sang Srikandi Fiskal dari SBY Hingga Prabowo, Kini Kena Reshuffle
-
Abolisi dan Amnesti: Sinyal Prabowo Lepas dari Bayang-bayang Jokowi?
-
Keracunan MBG: Keselamatan Anak Terancam, IDAI Desak Pemerintah Benahi Program Gizi Gratis
-
Disebut Biang Kerusuhan Demo, Dendam Antara Prabowo dengan Riza Chalid Dibongkar Mantan Intelijen Negara!
-
Harga Emas di Pegadaian Jumat Ini, UBS Naik Tipis, sedangkan Galeri24 Stabil
-
Hidden-Debt Era Jokowi, Warisan Fiskal Berisiko Tinggi demi Percepatan Pembangunan Infrastruktur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.