Sepekan Lalu, Mayoritas 'Capital Inflow' ke SBN

Senin, 06 Feb 2023, 08:29 WIB

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk bersih ke pasar keuangan domestik senilai 4,96 triliun rupiah pada periode 30 Januari sampai 2 Februari 2023, yang didominasi masuk ke pasar Surat Berharga Negara (SBN).

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (3/2), menuturkan dalam periode tersebut terdapat modal asing masuk bersih ke pasar SBN senilai 5,42 triliun rupiah, dan modal asing keluar bersih dari pasar saham sebanyak 460 miliar rupiah.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Dengan demikian sejak 1 Januari sampai 2 Februari 2023, tercatat aliran modal asing masuk bersih 50,15 triliun rupiah di pasar SBN, tetapi ada juga aliran modal asing keluar bersih di pasar saham senilai 5,68 triliun rupiah.

Meski ada aliran modal asing yang masuk tersebut, nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis ke posisi 14.900 rupiah per dollar AS pada Jumat (3/2) dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan Kamis (2/2), sebesar 14.875 rupiah per dollar AS.

Selain rupiah, indeks dollar AS (DXY) juga melemah ke level 101,75. Indeks dollar AS adalah indeks yang menunjukkan pergerakan dolar terhadap enam mata uang negara utama lainnya, yakni euro, yen Jepang, pound sterling Inggris, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss.

Sementara imbal hasil atau yield SBN Indonesia tenor 10 tahun turun ke level 6,55 persen. Level yield surat utang Indonesia tersebut lebih menarik dan jauh dari yield surat utang Amerika Serikat atau UST Treasury Note tenor 10 tahun yang turun ke level 3,393 persen. Sedangkan, premi risiko investasi alias credit default swap (CDS) Indonesia 5 tahun turun ke level 75,81 basis poin (bps) per 2 Februari 2023 dari 80,90 bps per 27 Januari 2023.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.