Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pagelaran Wayang Kulit TNI-Polri Dapat Apresiasi dari Ketua MPR

📅 Sabtu, 04 Feb 2023, 10:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pagelaran Wayang Kulit TNI-Polri Dapat Apresiasi dari Ketua MPR Doc: ANTARA/Dokumen Pribadi
Ket. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono di pagelaran wayang kulit di Jakarta, Jumat (3/2/2023).

JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi pagelaran wayang kulit yang diinisiasi Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Laksamana Yudo Margono karena menjadi bentuk sinergisme antara TNI dan Polri.

"Karena itu, patut bangga, salah satunya dengan turut melestarikan pagelaran wayang kulit sebagaimana dilakukan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono," kata Bambang Soesatyo dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (4/2).

Pada 7 November 2003, UNESCO telah mengakui pertunjukan wayang kulit sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity atau karya kebudayaan yang mengagumkan di bidang cerita narasi dan warisan budaya yang indah dan berharga.

"Selain sebagai upaya melestarikan seni dan budaya bangsa,event ini juga bisa semakin mendekatkan Polri dan TNI dengan masyarakat melalui jalur kesenian dan kebudayaan, sehingga bisa semakin meningkatkan peran Polri dan TNI sebagai pengayom masyarakat," tambahnya.

Ketua DPR RI ke-20 itu menjelaskan pagelaran wayang kulit tersebut sekaligus sebagai bentuk sinergisme TNI dan Polri, dengan didukung para personel TNI di bawah kepemimpinan Yudo Margono.

Sebelumnya, Polri juga telah mendukung pagelaran wayang orang "Pandawa Boyong" yang diinisiasi Yudo Margono.

"Sinergisme dan kekompakan TNI-Polri ini sangat penting dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI, sekaligus keamanan dan ketertiban masyarakat," kata Bambang.

Dia mengatakan pagelaran wayang kulit dengan lakon Wahyu Makutharamaitu menampilkan empat dalang, yakni Ki Harso Widisantoto, Ki MPP Bayu Aji Pamungkas, Ki Yanto, dan Ki Sri Kuncoro. Penampilan hiburan juga dimeriahkan oleh Gareng Semarang, Sinden Elisha, Iis Sugiarto, dan Sinden Endah Laras.

"Wahyu Makutharama merefleksikan setiap nilai Pancasila. Di dalamnya berisikan wejanganhastha brata, yakni delapan pedoman yang bersumber pada sifat dan watak delapan unsur alam.Hastha bratasangat penting bagi kehidupan sosial masyarakat Indonesia karena memuat nilai-nilai Pancasila dalam kepemimpinan dan bersosial masyarakat," ujar Bambang Soesatyo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.