Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Diharapkan Juga Bangun Sosial Budaya di IKN

📅 Senin, 30 Jan 2023, 01:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Diharapkan Juga Bangun Sosial Budaya di IKN Doc: Antara
Ket. Ilustrasi IKN

JAKARTA - Ketua Dewan Pengarah Lembaga Kajian Tanamula Nusantara (LKTN) Dwi Cahyono mengimbau pemerintah selain menyiapkan pembangunan fisik juga menyiapkan pembangunan sosial budaya di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim).

"Tak hanya infrastruktur fisik namun pemerintah perlu menyiapkan lingkungan (ekologi), masyarakat (socio), serta budaya (cultural) atau juga dikenal sebagai eko-sosio-kultura yang adaptif," kata Dwi dalam kegiatan silaturahim kebudayaan bertema "Sinergitas Kekuatan Sosial Budaya Masyarakat dalam Pembangunan IKN" di Salihara Art Center, Jalan Salihara Nomor 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pekan kemarin.

Dwi yang juga menjabat sebagai Dosen Arkeolog Universitas Negeri Malang itu menjelaskan perlu adanya persiapan mengenai eko-sosio-kultura di IKN beserta daerah penyangga seperti Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Paser.

Mengingat warga di Kalimantan Timur dan sekitarnya telah dihuni cukup lama oleh para penduduk yang multi etnik baik warga setempat maupun pendatang.

Menurut Dwi, maka dari itu perlu adanya penyiapan agar tidak terjadi keterkejutan budaya (culture shock) maupun merasa asing ketika menghadapi perubahan tersebut. "Dibutuhkan mediator yang menjembatani antara pihak otoritas dan warga setempat, marilah kita mengambil peran seperti istilah olah bebaya yang artinya bersama-sama," jelasnya.

Dwi mengatakan sebagai langkah awal pihaknya akan melakukan pendataan dan pemetaan eko-sosio-kultural untuk membangun relasi antar etnis yang ada. "Beragam etnik ini bisa menjadi modal awal akan banyak gelombang migran yang masuk serta membangun sikap keterbukaan bagi warga setempat," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Dwi juga menyoroti aspek sosial budaya bisa menjadi strategi halus agar warga menjadi lebih menaruh perhatian dalam pembangunan IKN dengan beragam perspektif. "Pertunjukan seni dalam kegiatan ini menggambarkan keragaman Nusantara yang ke depannya terjadi di IKN, tidak hanya multi etnik namun juga multi nasional," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.